Minggu, Mei 31, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Tips & Trip Biota Eksotis

Namanya Kuda Laut, Tapi Tergolong Ikan

redaksi
2 April 2019
Kategori : Biota Eksotis
0
Kuda laut

FOTO: DONALD RAYMOND WAHANI

SPESIES ini sangat unik. Kepalanya memiliki mahkota dengan bentuk tubuh agak pipih dan melengkung.

Seluruh tubuh tubuh terbungkus oleh semacam baju baja yang terdiri atas lempengan-lempengan tulang atau cincin-cincin, mata kecil dan sama lebar.

Kuda laut namanya. Memiliki mulut yang berbentuk seperti moncong. Ekornya berukuran lebih panjang dari kepala dan tubuh serta dapat memegang, sirip dada pendek dan lebar, sirip punggung cukup besar, sedang sirip anal kecil dan sirip ekor tidak ada.

Menurut KKP, di Indonesia terdapat sembilan jenis kuda laut yang ditemukan secara luas di berbagai wilayah. Sembilan jenis itu, masing-masing Hippocampus pontohi, H. barburi, H. bargibanti, H. comes, H. histrix, H. kelloggi, H. kuda, H. spinosissimus dan H. trimaculatus.

Kuda laut memiliki kemampuan untuk berkamuflase, yakni mengubah warna tubuhnya layaknya bunglon. Hal ini karena warna dasar kuda laut berubah-ubah dari dominan putih menjadi kuning, kadang-kadang punya bintik-bintik atau garis terang atau gelap.

Perubahan tersebut secara perlahan-lahan dari ujung ke ujung tergantung pada intensitas cahaya.

Kamuflase ini dilakukan untuk menghindari predator, mengelabui mangsa dan melindungi diri selama aktivitas percumbuan.

Kuda laut mempunyai cara makan yang unik. Mereka akan mengaitkan ekornya di rumput-rumput laut dan terumbu karang kemudian mengisap makanan, serta plankton dengan moncong terserbut. Makanan utama mereka adalah plankton dan hewan kecil seperti udang.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: EksotisKKPkuda laut
Bagikan29Tweet18KirimKirim
Previous Post

Syahbandar Bitung Keluarkan Edaran Larangan Buang Sampah

Next Post

PBB Adopsi Model Pengelolaan Terumbu Karang Berkelanjutan Indonesia

Postingan Terkait

Paus Orca Predator Alami Paus Minke Antartika, Balaenoptera bonaerensis

Paus Orca Predator Alami Paus Minke Antartika, Balaenoptera bonaerensis

30 Januari 2026
Mengenal Paus Minke, Balaenoptera acutorostrata

Mengenal Paus Minke, Balaenoptera acutorostrata

27 Januari 2026

Spesies Ikan Baru Ditemukan di Pulau Taiping, Taiwan

Peneliti Temukan Spesies Ikan Baru di Guangdong, Cina selatan

Pari Kikir Tak Bisa Ditangkap Secara Bebas

Indonesia Tetapkan 5,75 Juta Hektare Kawasan Konservasi Hiu dan Pari

Fosil Kerang Langka Ditemukan dalam Keadaan Hidup

Triliunan Bayi Kepiting Merah Migrasi Tahunan di Pulau Christmas

Next Post
Terumbu karang

PBB Adopsi Model Pengelolaan Terumbu Karang Berkelanjutan Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 390 Ton Logam Tanah Jarang dan Radioaktif Ilegal

Mahasiswa Keperawatan UNG Terpilih Dalam Program Kesehatan Global 2026

Topan Jangmi Menguat, Bawa Gelombang 10 Meter di Laut Filipina

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

Badai Tropis Parah Jangmi Akan Menguat Menjadi Topan di Laut Filipina

Temuan Penting Laporan Terbaru WMO

AmsiNews

REKOMENDASI

Sekjen PBB: Kecerdasan Buatan Membutuhkan Pagar Pembatas

Korban Meninggal Banjir Lahar Dingin di Sumatra Barat 37 Orang

Keliru, Tidak Ada Istilah Medis Detoksifikasi Vaksin COVID-19

Mengatasi Krisis yang Terus Meningkat di Lautan Dunia

Mangrove Ditebang, Nelayan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

WHO Menyerukan Tindakan Mendesak Mengakhiri Tuberkulosis

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.