Bogor – Deputi Bidang Koordinasi SDA dan Jasa, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Agung Kuswandono mengatakan, banyak hasil inovasi perguruan tinggi hanya berhenti di skala laboratorium atau skala universitas.
“Hasil inovasi IPB banyak sekali, bukan hanya dari IPB, tapi dari seluruh perguruan tinggi lain juga banyak yang sifatnya luar biasa,” kata Agung, dalam acara Maritime Product Innovation Talks (M-PIT) yang digelar di Auditorium Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB – Bogor, Rabu pekan lalu.
Karena itu, menurut Agung, perlu peran pemerintah untuk penguatan hilirisasi produk hasil temuan yang bisa diserap pasar domestik dan luar negeri. Sejatinya Indonesia dapat menngembangkan sumber daya alam kemaritiman menjadi industri besar dan potensial. Sebab, pasarnya sudah ada dan sangat besar.
“Kita pertemukan para inovator ini dan para pengusaha, kemudian merekalah yang mengembangkan cikal bakal industri nasional dengan dukungan koordinasi kementerian dan lembaga,” kata Agung.
Kemenko Maritim terus berupaya mensinergikan pengembangan produk inovasi kelautan dan perikanan, bekerjasama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) melaksanakan M-PIT. Kegiatan M-PIT tersebut merupakan bagian rangkaian acara bertema Sinergitas Penguatan Peran Universitas terhadap Pengelolaan Sumber Daya Alam Kemaritiman.





Komentar tentang post