Rabu, Mei 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Yang Boleh ke Tawau Kapal Bermesin Dalam

redaksi
17 Juli 2019
Kategori : Berita, Laporan Khusus
0
Yang Boleh ke Tawau Kapal Bermesin Dalam

Setelah melakukan pengecekan dan pemeriksaan di SKPT Sebatik, kapal ikan bermesin dalam yang mengangkut komoditi perikanan menuju ke Tawau, Malaysia. FOTO: DARILAUT.ID

Sebatik – Kepala Unit Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Sebatik Iswadi Rachman mengatakan, sebanyak 44 kapal ikan bermesin dalam di Sebatik dapat melakukan pelayaran internasional ke Tawau, Malaysia.

Sebelumnya, menurut Iswadi, pelayaran ke Malaysia diperketat. Pemerintah Malaysia menetapkan kapal yang melayari perairan internasional harus terbuat dari besi dan bermesin dalam.

Kapal ini harus memiliki Sistem Identifikasi Otomatis atau Automatic Identification System (AIS) untuk kapal niaga, sedangkan kapal perikanan harus memiliki Vessel Monitoring System (VMS), serta sertifikasi bagi ABK kapal.

Yang melarang perahu dengan mesin tempel pihak Malaysia. “Sesuai dengan kesepakatan Malindo, bisa menggunakan kapal kayu dengan mesin dalam,” kata Iswadi.

Kepala Unit Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Sebatik Iswadi Rachman. FOTO: DARILAUT.ID

Sejak dioperasikan, SKPT Sebatik dijadikan sebagai exit dan check point ekspor ke Malaysia. Namun, berkaitan dengan aktivitas di SKPT Sebatik ini, perlu terus dioptimalkan oleh nelayan dan pelaku usaha.

Di SKPT Sebatik, kapal-kapal yang mengangkut hasil perikanan dari berbagai daerah di Kalimantan Utara, seperti Tarakan, Berau dan Nunukan melakukan check point. Dengan adanya, surat-surat dari SKPT Sebatik ini, ikan yang dibawa ke Tawau memiliki keterangan asal.

Kepala Subdirektorat Pemantauan dan Analisis Pengelolaan Sumberdaya Ikan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Syahril Abd Raup mengatakan, tahun 2019 ini KKP fokus pada operasional SKPT Sebatik.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: kapal ikanKKPPerbatasan Indonesia - MalaysiaSKPT Sebatik
Bagikan19Tweet6KirimKirim
Previous Post

Izin dan Investasi Perikanan Tangkap Diatur Ketat dan Transparan

Next Post

Pendekatan Kehati-hatian Jamin Keberlanjutan Sumberdaya Ikan

Postingan Terkait

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

13 Mei 2026
Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

13 Mei 2026

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia Pertengahan Mei 2026

Dosen UNG Mengkaji Perlawanan Elit Gorontalo di Masa Kolonial

Krisis Iklim: Bumi Masih Bisa Menjadi Jauh Lebih Panas

Next Post
Pendekatan Kehati-hatian Jamin Keberlanjutan Sumberdaya Ikan

Pendekatan Kehati-hatian Jamin Keberlanjutan Sumberdaya Ikan

Komentar tentang post

TERBARU

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Prodi Pendidikan Biologi UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

AJI Jakarta Kecam Konferensi Pers Tatap Muka Gubernur DKI di Balai Kota

Literasi Produk Kelautan yang Aman Dikonsumsi

Setelah Pelayaran 6 Hari KRI Bima Suci Tiba di Kota Tual

Perubahan Iklim, Sejak 1980 Suhu Tidak Pernah Turun

Bupati Sumbawa Mengajak Peduli Terhadap Hiu Paus

Penanggulangan Stunting di Kabupaten Pohuwato

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.