Senin, Agustus 10, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

102 Kapal Ikan Ganti Jaring Trawl dengan Alat Tangkap yang Ramah Lingkungan

redaksi
7 Agustus 2019
Kategori : Berita
0
102 Kapal Ikan Ganti Jaring Trawl dengan Alat Tangkap yang Ramah Lingkungan

FOTO: KKP

Jakarta – Selama 2019, Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat sebanyak 102 kapal milik nelayan secara sukarela telah berganti alat tangkap ikan merusak seperti jaring trawl dengan alat tangkap ramah lingkungan. Alat tangkap yang merusak ini diganti dengan jaring gillnet atau pancing rawai.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal PSDKP Agus Suherman mengatakan, KKP terus berkomitmen untuk mewujudkan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yang bertanggungjawab dan berkelanjutan dengan mendorong kapal-kapal nelayan Indonesia untuk menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan.

“Setelah semua proses selesai dan alat tangkap diganti menjadi yang ramah lingkungan, maka nelayan melanjutkan kegiatan penangkapan ikan dengan alat tangkap barunya,” kata Agus, Senin (5/8).

Dalam kegiatan pengawasan yang dilakukan PSDKP, telah dilakukan pemeriksaan atas kapal-kapal yang masih menggunakan alat penangkap ikan yang dilarang, khususnya jaring trawl. Kapal-kapal tersebut kemudian secara sukarela mengganti alat tangkap yang ramah lingkungan dan sesuai ketentuan.

Lokasi pengawasan ini, antara lain, di perairan Lampung Timur-Lampung, Banten, Karawang-Jawa Barat, Kepulauan Seribu-Jakarta, Belawan dan Sibolga-Sumatera Utara, Batam-Kepulauan Riau, Bangka- Bangka Belitung, Derawan-Kalimantan Timur, Bone-Sulawesi Selatan dan Bitung-Sulawesi Utara.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: alat penangkapan ikanJaring TrawlKKP
Bagikan18Tweet6KirimKirim
Previous Post

Bisnis Media Online Harus Ada Keberlanjutan

Next Post

Apa Saja Tugas Observer on Board di Kapal Ikan?

Postingan Terkait

Jambura Law Review UNG Raih Quartile 2 Jurnal Terindeks Scopus

Jurnal JALREV Fakultas Hukum UNG Terpilih Untuk Program Akselerasi Internasional 2026

10 Agustus 2026
Tim Mahasiswa UNG Raih Medali Emas dan Juara 3 Umum di Bangkok Thailand

Tim Mahasiswa UNG Raih Medali Emas dan Juara 3 Umum di Bangkok Thailand

10 Agustus 2026

Dampak Gelombang Panas dan El Niño Harga Jagung Dunia Naik 3,6 Persen

Topan Dolphin Dua Kali Mendarat di Zhejiang, 1988 Penerbangan Dibatalkan

Typhoon Dolphin Makes Landfall Near Taizhou City, Zhejiang

Topan Dolphin Mendarat di Pantai Yuhuan Minggu Sore

Badai Tropis Chan-hom Terletak di Timur Tenggara Tokyo, Peilou di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Topan Dolphin Mendekati Pantai Timur Cina, 1684 Kapal Berhenti Beroperasi dan 120 Ribu Orang Dievakuasi

Next Post
Harga Cakalang Stabil di Bitung, Tuna Sirip Kuning Bervariasi

Apa Saja Tugas Observer on Board di Kapal Ikan?

Komentar tentang post

TERBARU

Jurnal JALREV Fakultas Hukum UNG Terpilih Untuk Program Akselerasi Internasional 2026

Tim Mahasiswa UNG Raih Medali Emas dan Juara 3 Umum di Bangkok Thailand

Dampak Gelombang Panas dan El Niño Harga Jagung Dunia Naik 3,6 Persen

Topan Dolphin Dua Kali Mendarat di Zhejiang, 1988 Penerbangan Dibatalkan

Typhoon Dolphin Makes Landfall Near Taizhou City, Zhejiang

Topan Dolphin Mendarat di Pantai Yuhuan Minggu Sore

AmsiNews

REKOMENDASI

Musim Hujan di Indonesia Lebih Panjang

Pemilihan Mahasiswa Berprestasi 2024 di UNG yang kedua di Wilayah Indonesia Timur

Maklumat Pelayaran Pencarian Kapal MV Nur Allya

Masyarakat di Sekitar Gunung api Lewotobi Laki-laki Waspada Potensi Banjir Lahar Hujan

Larangan Penyiaran Eksklusif Jurnalisme Investigasi Dibahas Dalam Rapat UNESCO di Kroasia

Angin Kencang Terjang Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.