Rabu, Juni 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

102 Kapal Ikan Ganti Jaring Trawl dengan Alat Tangkap yang Ramah Lingkungan

redaksi
7 Agustus 2019
Kategori : Berita
0
102 Kapal Ikan Ganti Jaring Trawl dengan Alat Tangkap yang Ramah Lingkungan

FOTO: KKP

Jakarta – Selama 2019, Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat sebanyak 102 kapal milik nelayan secara sukarela telah berganti alat tangkap ikan merusak seperti jaring trawl dengan alat tangkap ramah lingkungan. Alat tangkap yang merusak ini diganti dengan jaring gillnet atau pancing rawai.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal PSDKP Agus Suherman mengatakan, KKP terus berkomitmen untuk mewujudkan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yang bertanggungjawab dan berkelanjutan dengan mendorong kapal-kapal nelayan Indonesia untuk menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan.

“Setelah semua proses selesai dan alat tangkap diganti menjadi yang ramah lingkungan, maka nelayan melanjutkan kegiatan penangkapan ikan dengan alat tangkap barunya,” kata Agus, Senin (5/8).

Dalam kegiatan pengawasan yang dilakukan PSDKP, telah dilakukan pemeriksaan atas kapal-kapal yang masih menggunakan alat penangkap ikan yang dilarang, khususnya jaring trawl. Kapal-kapal tersebut kemudian secara sukarela mengganti alat tangkap yang ramah lingkungan dan sesuai ketentuan.

Lokasi pengawasan ini, antara lain, di perairan Lampung Timur-Lampung, Banten, Karawang-Jawa Barat, Kepulauan Seribu-Jakarta, Belawan dan Sibolga-Sumatera Utara, Batam-Kepulauan Riau, Bangka- Bangka Belitung, Derawan-Kalimantan Timur, Bone-Sulawesi Selatan dan Bitung-Sulawesi Utara.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: alat penangkapan ikanJaring TrawlKKP
Bagikan17Tweet5KirimKirim
Previous Post

Bisnis Media Online Harus Ada Keberlanjutan

Next Post

Apa Saja Tugas Observer on Board di Kapal Ikan?

Postingan Terkait

Mahasiswa KKN UNG-UGM Akan Kembangkan Energi Berbasis Tenaga Surya di Botutonuo

Mahasiswa KKN UNG-UGM Akan Kembangkan Energi Berbasis Tenaga Surya di Botutonuo

24 Juni 2026
WMO dan WTO Buka Peluang Perdagangan Energi Listrik Terbarukan Lintas Batas

Masa Depan yang Adil dari Energi Terbarukan

24 Juni 2026

Krisis Iklim, Sekjen PBB: Perusahaan AI Berterus Terang Tentang Dampak Lingkungan

Rektor UNG Ajak Lulusan Menjadi Agen Perubahan di Berbagai Sektor Kehidupan

Rumah Rusak Akibat Gempa Sulawesi Tengah 5.180 Unit

Kemarau Meluas, Potensi Hujan Indonesia Masih Signifikan

Badai Tropis Higos Terbentuk di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Topan Mekkhala Mengarah ke Okinawa dan Amami Jepang

Next Post
Harga Cakalang Stabil di Bitung, Tuna Sirip Kuning Bervariasi

Apa Saja Tugas Observer on Board di Kapal Ikan?

Komentar tentang post

TERBARU

Mahasiswa KKN UNG-UGM Akan Kembangkan Energi Berbasis Tenaga Surya di Botutonuo

Masa Depan yang Adil dari Energi Terbarukan

Krisis Iklim, Sekjen PBB: Perusahaan AI Berterus Terang Tentang Dampak Lingkungan

Rektor UNG Ajak Lulusan Menjadi Agen Perubahan di Berbagai Sektor Kehidupan

Rumah Rusak Akibat Gempa Sulawesi Tengah 5.180 Unit

Kemarau Meluas, Potensi Hujan Indonesia Masih Signifikan

AmsiNews

REKOMENDASI

86 Titik Memantau Hilal, Iduladha 1443 H Jatuh pada 10 Juli 2022

Transparansi Perikanan, Menteri Susi Ajak Negara di Dunia Buka Data VMS

Negara Pulau dan Kepulauan Membahas Perubahan Iklim

Peringatan Dini Tsunami Karena Gempa 7,1 SR di Sulawesi Utara Berakhir

Suasana Pemantauan Hilal Awal Syawal 1447 H di Pantai Hiu Paus Gorontalo

Setelah Perusakan dan Pembakaran September 2023 Kini PT Merdeka Gold Resources Mulai Menambang Emas di Pohuwato

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.