Jumat, Oktober 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ikan Sidat, Bernilai Ekonomi Tinggi, Pasokan Terbatas

redaksi
26 Agustus 2019
Kategori : Berita, Bisnis dan Investasi
0
Ikan Sidat, Bernilai Ekonomi Tinggi, Pasokan Terbatas

Ikan Sidat. FOTO: BPSPL PADANG

Jakarta – Ikan sidat (Anguilla sp.) bernilai ekonomi tinggi karena banyak permintaan untuk ekspor. Padahal, pasokannya sangat terbatas. Tak heran harganya pun menjadi mahal.

Memang di Indonesia, ikan sidat bukan komoditas yang umum dikonsumsi oleh masyarakat. Popularitasnya kalah dari komoditas-komoditas lainnya yang jauh lebih umum dikonsumsi.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), M Zulficar Mochtar mengatakan, negara yang dikenal memiliki konsumsi ikan sidat yang tinggi adalah Asia Timur, seperti Korea, Jepang, Taiwan dan Tiongkok.

“Permintaan sidat dari negara-negara ini terus mengalami peningkatan,” ujar Zulficar, Senin (26/8).

Untuk benih sidat saja memiliki nilai jual yang sangat tinggi. Harga glass eel ditingkat nelayan mencapai Rp 1,8 juta per kilogram. Penangkapan ini hanya dengan menggunakan alat anco dengan perahu tanpa motor dan motor tempel.

Dari sisi pasokan, hingga saat ini ikan sidat masih merupakan usaha penangkapan dari perairan umum. Benih ikan sidat ditangkap dari alam dan dapat dilakukan pembesaran.

“Jenis sidat sampai saat ini memang masih belum dibudidayakan pada tingkat hatchery, sehingga benihnya sangat tergantung dari penangkapan di alam,” kata Zulficar.

Tidak mengherankan apabila tekanan terhadap pemanfaatan sumber daya perikanan dan habitat sidat semakin tinggi. Sehingga berpengaruh terhadap ketersediaan atau stok alami di perairan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: DJPTKKPPerikanan budidayaPerikanan TangkapSidat
Bagikan32Tweet16KirimKirim
Previous Post

Tim SAR Gabungan Masih Mencari 9 Warga Gorontalo Korban KLM Garuda Jaya

Next Post

Hasil Tangkapan Benih Sidat di Cilacap dan Kebumen Meningkat

Postingan Terkait

Titik Panas Kalteng Terbanyak, Kualitas Udara Palangkaraya Kategori Berbahaya

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

23 Oktober 2026
Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

23 Oktober 2026

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Next Post
Hasil Tangkapan Benih Sidat di Cilacap dan Kebumen Meningkat

Hasil Tangkapan Benih Sidat di Cilacap dan Kebumen Meningkat

Komentar tentang post

TERBARU

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

AmsiNews

REKOMENDASI

3 Bibit Siklon Tropis Berkembang di Samudra Hindia, 2 Dekat Indonesia

Topan Mawar Bergerak Perlahan di Laut Filipina

Banjir di Eropa Menewaskan 196 Orang, Terbanyak di Jerman

Siswa Gorontalo Utara Antusias Mengikuti Pelatihan dan Magang di PT AGIT

Belajar Dari Koorders

4.000 Spesies Laut Terpengaruh Plastik

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.