Jumat, Oktober 9, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Tips & Trip Ide & Inovasi

Tiga Mahasiswa IPB Ciptakan Lamun Sebagai Penghambat Kanker Serviks

redaksi
24 Juli 2018
Kategori : Ide & Inovasi
0
Tiga Mahasiswa IPB Ciptakan Lamun Sebagai Penghambat Kanker Serviks

Padang Lamun (Seagrass). FOTO: DARILAUT.ID

Bogor – Tiga mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) menciptakan ekstrak tumbuhan lamun sebagai penghambat kanker serviks. Ketiga mahasiswa ini masing-masing, Hellen Merlisa Paula, Yoan Andriyansyah, dan Rizka Safriliani.

Mereka melakukan ekstrak lamun spesies Enhalus acoroides. Ekstrak tumbuhan lamun berdasarkan hasil riset ini, mampu menghambat sel kanker serviks.

Karya mahasiswa ini berupa tanker, yakni tampon lamun anti kanker. Dibawah bimbingan dosen Biokimia IPB Dr Laksmi Ambarsari.

Tanker dapat digunakan bagi penderita kanker serviks sebagai pengganti pembalut ketika haid. Bisa juga digunakan rutin untuk pengobatan kanker serviks.

Setelah melalui berbagai riset dan penelitian, zat sitotoksik yang terkandung dalam tumbuhan lamun dapat bekerja dan menekan intensitas sel kanker serviks. Daya hambat tumbuhan lamun terhadap kanker serviks cukup besar, yakni 94-95%.

Lamun merupakan tumbuhan tingkat tinggi yang hidup terendam di bawah permukaan air laut. Lamun tumbuh di perairan yang memiliki tingkat salinitas yang tinggi, sehingga metabolit sekundernya cukup unggul.

Kanker serviks paling sering menyerang wanita. Catatan Badan Kesehatan Dunia atau WHO, kanker serviks menempati urutan keempat yang paling sering diderita wanita di dunia.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Kanker ServiksLamunlIPB
Bagikan51Tweet9KirimKirim
Previous Post

Transportasi di Kepulauan Sulit dan Mahal

Next Post

BKKPN Kupang Beri Penghargaan Bagi Nelayan yang Selamatkan Megafauna

Postingan Terkait

Fakultas Kedokteran UNG Evaluasi Kurikulum

Dosen Fakultas Kedokteran UNG Kembangkan Teknologi Aman untuk Penambang Emas Skala Kecil

27 April 2026
Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

3 Maret 2026

Manfaatkan Tulang Ikan Tuna, Mahasiswa UNG Raih Medali Perak Pekan Ilmiah Andalas 2025

Tiga Mahasiswa UNG Lolos Top 50 Social Project Program Innovillage

Jaket Tuna, Inovasi Perikanan Tangkap Karya Nelayan Tanjung Kramat

Perjalanan Jurnal Jambura Law Review Universitas Negeri Gorontalo Hingga Terindeks Scopus Internasional

Jurnal Fakultas Hukum UNG Pertama Terindeks Scopus di Teluk Tomini

Semoga Menjadi Lebih Baik di Tahun 2024

Next Post

BKKPN Kupang Beri Penghargaan Bagi Nelayan yang Selamatkan Megafauna

Komentar tentang post

TERBARU

El Niño Terkuat Tahun Ini Diprediksi Dapat Menyebabkan 451 Ribu Kematian di Berbagai Negara, Termasuk Indonesia

Suhu Permukaan Laut dan Prediksi Curah Hujan Global Oktober Hingga Desember 2026

Anomali Suhu Permukaan Laut di Pasifik Khatulistiwa Pusat Fenomena El Niño

El Niño Makin Menguat, NOAA: Anomali di Wilayah Indonesia Pasifik Barat Khatulistiwa

El Niño Sangat Kuat dan IOD Positif Hambat Pertumbuhan Awan Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Kondisi Kering Mendominasi, Titik Panas dan Sebaran Asap di Sejumlah Wilayah Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat UNG Akreditasi Unggul

Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan Indonesia

Cek Fakta untuk Menumbuhkan Ekosistem Informasi yang Sehat

Turis Tidak Tertarik ke Lokasi yang ada Bom Ikan

Wakil Rektor Bidang Akademik UNG Monitoring KKN

Perjanjian Presiden RI dan AS Lonceng Kematian Bagi Pers Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.