Kamis, Mei 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

DAS Ciliwung Makin Kritis

redaksi
11 September 2020
Kategori : Berita
0
DAS Ciliwung Makin Kritis

Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Peneliti Limnologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) M. Fakhrudin, mengatakan, kondisi daerah aliran sungai (DAS) Ciliwung tiap tahun semakin kritis. Apalagi potensi banjir dari hulu makin bertambah besar kuantitasnya.

Perubahan penggunaan lahan akibat urbanisasi di Jabotabek, terutama di Bekasi dan Bogor, semakin memperparah banjir. Karena itu, perlu pengelolaan DAS Ciliwung untuk mengurangi banjir. DAS berfungsi sebagai sistem hidrologi.

Dalam webinar regional “Banjir Di Masa Covid 19: Kesiapsiagaan, Mitigasi Dan Pengelolaan Bencana“, Rabu (9/9), kata Fakhrudin, prinsipnya air hujan harus diresapkan sebanyak mungkin, sehingga mengurangi aliran sungai dan menambah cadangan air tanah secara masif. Peranan pemerintah dengan konsep zero run off telah mendukung ke arah tersebut.

“Ini menjadi kesempatan bagi Pemerintah Daerah dan masyarakat untuk berkolaborasi melakukan sesuatu yang kecil, namun efeknya sangat luas sekali, misalnya dengan membuat sumur resapan di setiap rumah warga. Tak hanya itu pengingkatan fungsi hutan juga perlu dikontrol, termasuk pelestarian situ untuk pengendalian banjir,” ujar Fakhrudin seperti dikutip dari Lipi.go.id.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane, Bambang Hidayah mengatakan, saat ini konsep penggulangan banjir Jabodetabek terbagi menjadi bagian hulu, tengah dan hilir. Konsep hulu dilakukan dengan kegiatan reboisasi, pengelolaan embung, dam, dan bendungan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Daerah Aliran SungaiLIPISungai Ciliwung
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Daerah Rawan Banjir Mencakup Luas 1,4 Juta Hektar

Next Post

Kemenhub Dorong Perusahaan Pekerjaan Bawah Air Mandiri

Postingan Terkait

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

14 Mei 2026
Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Karakteristik Penyebaran Hantavirus Berbeda dengan Influenza dan COVID-19

14 Mei 2026

Mengenal Hantavirus, Kelompok Virus Zoonotik yang Ditularkan Hewan Pengerat Seperti Tikus Liar

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Next Post
Kemenhub Dorong Perusahaan Pekerjaan Bawah Air Mandiri

Kemenhub Dorong Perusahaan Pekerjaan Bawah Air Mandiri

Komentar tentang post

TERBARU

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

Karakteristik Penyebaran Hantavirus Berbeda dengan Influenza dan COVID-19

Mengenal Hantavirus, Kelompok Virus Zoonotik yang Ditularkan Hewan Pengerat Seperti Tikus Liar

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

AmsiNews

REKOMENDASI

World Orca Day

Cek Fakta: Klaim Pemerintah Sudah Membagikan 110 Juta Sertifikat Tanah

Warga di Zona Bahaya Gunung Ibu Akan Dievakuasi

Ubur-Ubur Cantik, Ada yang Penyengat

BMKG Identifikasi Sesar Baru Penyebab Gempa Sumedang

Zulficar Mochtar: Indonesia Tegas Dalam Memberantas Illegal Fishing

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.