Minggu, September 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Lahan Basah Diambang Kehancuran

redaksi
7 Februari 2022
Kategori : Berita, Konservasi
0
Ekosistem Mangrove yang Tersisa di Jakarta Hanya di SM Muara Angke

Ilustrasi mangrove. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Beragam lahan basah di seluruh dunia berada di bawah ancaman kehancuran. Lahan basah yang mengalami kerusakan akan memberikan efek langsung pada keanekaragaman hayati, serta kehidupan dan mata pencaharian manusia.

Di pesisir terdapat sejumlah lahan basah seperti ekosistem mangrove (bakau), rawa asin, lamun, hutan supratidal dan lain-lain.

Menurut Global Mangrove Alliance tema hari lahan basah, yang jatuh pada 2 Februari tahun ini, adalah tema yang tepat. Lahan basah di seluruh dunia berada di bawah ancaman kehancuran dari pembangunan infrastruktur, ekstraksi sumber daya, dan perubahan iklim.

Tak terkecuali ekosistem mangrove tidak terkecuali. Meski demikian, ada alasan untuk optimis. Deforestasi dan perusakan telah melambat dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan melindungi pohon-pohon pesisir ini, semua manfaat mangrove bagi manusia dan alam akan terpelihara. Selain itu, kemampuan mangrove untuk menyimpan berton-ton karbon dari atmosfer memberikan dorongan yang diperlukan untuk upaya memperlambat perubahan iklim.

Tema global Hari Lahan Basah Sedunia tahun 2022 adalah “Value-Manage-Restore-Love Wetlands”, yang dimaksud sebagai seruan kepada para pihak untuk mensosialisasikan aksi pengelolaan lahan basah melalui anggaran, sumberdaya dan kebijakan, dan pemulihan lahan basah yang telah terdegradasi.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Global Mangrove AllianceHari Lahan Basah SeduniaKLHKKonvensi RamsarLahan Basah
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Paus Terdampar di Lombok Barat

Next Post

386 Spesies Ikan Menelan Plastik

Postingan Terkait

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

6 September 2026
4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

6 September 2026

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

Dentuman Gunung Anak Krakatau

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

Hurikan Lowell Mendekati Kepulauan Hawaii Sebagai Badai Kategori 4

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

Next Post
20 Persen Sampah Plastik di Laut Berasal dari Pelayaran dan Perikanan

386 Spesies Ikan Menelan Plastik

Komentar tentang post

TERBARU

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

Dentuman Gunung Anak Krakatau

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

AmsiNews

REKOMENDASI

Badai Tropis Khanun Bergerak ke Barat Laut Menuju Selat Korea

Pemerintah Indonesia Membantu Korban Topan Judy dan Kevin di Vanuatu

Tiga Kapal Penangkap Ikan Taiwan Kandas di Terumbu Karang Mauritius

Badai Tropis Diperkirakan Akan Terbentuk di Laut Filipina

Status Terkini Temuan Hiu Prickly Dogfish dari Teluk Manado

BRIN Perkuat Kebijakan Kuota Tangkap Satwa Liar 2026 Berbasis Riset Ilmiah

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.