Rabu, April 29, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

Stok Populasi Ikan Napoleon di Kepulauan Natuna dan Anambas Sangat Rendah

redaksi
18 Februari 2022
Kategori : Konservasi
0
Ikan napoleon

Juvenil ikan napoleon. FOTO: KKP

Darilaut – Kegiatan budidaya pembesaran ikan napoleon di Kepulauan Natuna dan Anambas masih sangat tergantung dari ketersediaan juvenil Napoleon di alam.

Itu sebabnya, menurut peneliti dari Pusat Penelitian Oseanografi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Ayuningtyas Indrawati & Suparmo, dalam Jurnal Oseana, Volume 46, Nomor 2 Tahun 2021, pemanfaatan benih ikan tersebut dari alam harus memperhatikan kelestarian stok populasi.

Hasil survei pemantauan populasi ikan Napoleon di Kepulauan Natuna yang dijalankan Pusat Penelitian Oseanografi LIPI pada 2019, kelimpahan individu per hektare (ind/ha) adalah 0,70. Sementara di Kepulauan Anambas survei pada 2013 kelimpahan individu per hektare 0,48 (Sadovy et al., 2019).

Menurut Edrus (2012), kategori tingkat kelimpahan Ikan Napoleon dibagi dalam lima tingkatan.

(1) Kelimpahan ikan Napoleon < 2 individu per hektar (ind/ha) merupakan tingkat kelimpahan sangat rendah. (2) Nilai kelimpahan 2,1–4 ind/ha merupakan tingkat kelimpahan rendah.

(3) Nilai 4,1–6 ind/ha dengan tingkat kelimpahan sedang. (4) Nilai 6,1–8 ind/ha merupakan tingkat kelimpahan tinggi. (5) Nilai di atas 8 ind/ha disebut dengan tingkat kelimpahan sangat tinggi.

Berdasarkan kategori tersebut, nilai kelimpahan ikan Napoleon pada lokasi Kepulauan Natuna dan Anambas menunjukkan tingkat kelimpahan ikan Napoelon sangat rendah.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: AnambasCheilinus undulatusIkan NapoleonKepulauan RiauNapoleon WrasseNatunaP2O LIPI
Bagikan4Tweet3KirimKirim
Previous Post

Bencana Alam 2021, Siklon Tropis Seroja dan Gempa Paling Banyak Korban Jiwa

Next Post

Anakan Hiu Hantu Ditemukan di Lepas Pantai Selandia Baru

Postingan Terkait

Petugas Menangkap Pelaku Pembalakan Liar Hutan Mangrove di Langkat

Burung Indonesia Diseminasi Konservasi Mangrove Pohuwato dan Pameran Produk Ramah Lingkungan

25 April 2026
Percepatan Reviu Zonasi di Kawasan Konservasi Kepulauan Raja Ampat Memastikan Kesesuaian dengan Kebutuhan Masyarakat

Percepatan Reviu Zonasi di Kawasan Konservasi Kepulauan Raja Ampat Memastikan Kesesuaian dengan Kebutuhan Masyarakat

9 April 2026

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Tahun Kuda 2026: Empat Pelajaran Lingkungan yang Dapat Dipelajari Dari Kuda

Pariwisata Berkelanjutan Mendorong Tanggung Jawab dan Konservasi Lingkungan

Bali Ocean Days 2026 Bahas Pengelolaan 7 Cagar Biosfer Kepulauan dan Pesisir di Indonesia

Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone Menghentikan Pembukaan Jalan dalam Kawasan

Ikan Hulu’u di Danau Limboto Kelompok Giuris, Butuh Rencana Konservasi yang Spesifik

Next Post
Anakan Hiu Hantu Ditemukan di Lepas Pantai Selandia Baru

Anakan Hiu Hantu Ditemukan di Lepas Pantai Selandia Baru

Komentar tentang post

TERBARU

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

Pengurus AMSI Kepri 2025–2028 Dilantik

Krisis Selat Hormuz, IMO: Kapal dan Pelaut Jadi Alat Tawar-Menawar

Rektor UNG Bahas Potensi Kawasan Teluk Tomini di Marine Action Expo 2026

AmsiNews

REKOMENDASI

Nilai Ekonomi Budidaya Biota Laut

Reef I Togean Masih Terlihat Asli

Kecelakaan Kapal di Banggai Laut dan Biak Numfor, Menhub Minta Petugas Awasi Keselamatan

Jaring Hantu Merusak Ekosistem Laut dan Mengancam Keamanan Pelayaran

Bibit Siklon Tropis 96W Berkembang di Dekat Palau

Setahun, Indonesia Butuh 50 Kilogram Ikan per Orang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.