Selasa, Agustus 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

SDGs Belum Sesuai Rencana, Wilayah Perkotaan Rentan Gelombang Panas dan Polusi Udara

redaksi
16 September 2023
Kategori : Berita, Iklim
0
SDGs Belum Sesuai Rencana, 2030 Diperkirakan 670 Juta Orang Menghadapi Kelaparan

United in Science. GAMBAR: WMO

Darilaut – Secara global wilayah perkotaan rentan terhadap kenaikan permukaan air laut dan gelombang badai, gelombang panas, curah hujan ekstrem dan banjir, kekeringan dan kelangkaan air, serta polusi udara.

Perubahan iklim memberikan dampak besar terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals, SDGs). Salah satunya, kota dan permukiman yang berkelanjutan.

Laporan United in Science terbaru oleh multi-lembaga yang dikoordinasi Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) mendapati hanya 15 persen Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang berjalan sesuai dengan rencana.

Berikut ini sejumlah poin untuk mencapai dan mempercepat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan:

SDG 11, Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan

  • Perkotaan menyumbang sekitar 70% emisi gas rumah kaca (GRK) global dan merupakan rumah bagi lebih dari separuh populasi global. Wilayah-wilayah tersebut rentan terhadap kenaikan permukaan air laut dan gelombang badai, gelombang panas, curah hujan ekstrem dan banjir, kekeringan dan kelangkaan air, serta polusi udara.
  • Layanan cuaca, iklim, air, dan lingkungan perkotaan yang terintegrasi, yang didasarkan pada ilmu pengetahuan terbaik yang ada, membantu kota-kota mencapai SDG 11.
  • Pengamatan resolusi tinggi, model prakiraan dan sistem peringatan dini multi-bahaya merupakan hal mendasar bagi layanan perkotaan terpadu.

SDG 13, Penanganan Perubahan Iklim

  • Perubahan iklim telah menyebabkan perubahan yang luas dan cepat di atmosfer, lautan, kriosfer, dan biosfer, yang mengancam kemunduran kemajuan dalam pencapaian seluruh SDGs.
  • Ilmu pengetahuan terkait cuaca, iklim, dan air mendukung aksi iklim yang ambisius dan mobilisasi pendanaan iklim, khususnya di negara-negara berpenghasilan rendah. Inisiatif Pengawasan Gas Rumah Kaca Global yang baru sedang diluncurkan untuk mendukung mitigasi.
  • Keterlibatan pemangku kepentingan, melalui sarana seperti ilmu pengetahuan warga (citizen science), sangatlah penting.

SDG 14, Ekosistem Lautan

  • Dampak terkait iklim yang disebabkan oleh aktivitas manusia mengancam lautan kita, berdampak pada ekosistem laut dan masyarakat yang bergantung pada lautan untuk menjamin keamanan pangan dan penghidupan.
  • Ilmu pengetahuan kelautan terkait iklim seperti pengamatan pengasaman laut meningkatkan pemahaman kita tentang dampak iklim terhadap laut dan berkontribusi terhadap strategi pengelolaan dan perlindungan ekosistem laut secara berkelanjutan.
  • Dekade Ilmu Kelautan untuk Pembangunan Berkelanjutan PBB 2021-2030 memberikan peluang yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk memobilisasi komunitas ilmiah dan mempercepat ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan kelautan.

SDG 17, Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

  • Separuh negara melaporkan tidak memiliki sistem peringatan dini multi-bahaya (MHEWS) dan, jika sistem tersebut ada, terdapat kesenjangan yang signifikan dalam cakupannya.
  • Ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan cuaca, iklim dan air mendukung MHEWS yang efektif dengan meningkatkan pemahaman fisik tentang bahaya, meningkatkan pemahaman tentang risiko dan dampak yang terkait, dan memungkinkan deteksi, pemantauan dan perkiraan bahaya.
  • Kemitraan antar pemangku kepentingan yang beragam, termasuk komunitas ilmuwan cuaca, iklim, dan air, sangat penting untuk mewujudkan Peringatan Dini untuk Semua dan mencapai SDGs.
Tags: Emisi gas rumah kacaGelombang PanasSDGsTujuan Pembangunan BerkelanjutanWilayah PerkotaanWorld Meteorological Organization
Bagikan18Tweet1KirimKirim
Previous Post

Bantuan Kemanusian di Libya Menyasar Daerah Paling Terkena Dampak Badai Daniel

Next Post

Badai Daniel yang Menghantam Libya Timur Mengubah Padang Pasir Menjadi Lautan

Postingan Terkait

Peneliti BRIN Verifikasi Lapangan Dugaan Pencemaran Batu Bara di Perairan Jepara

Peneliti BRIN Verifikasi Lapangan Dugaan Pencemaran Batu Bara di Perairan Jepara

4 Agustus 2026
Sejumlah Warga Kesulitan Air Bersih di Bone Bolango

BPBD Gorontalo Distribusi 60 Ribu Liter Air Bersih di Bone Bolango

4 Agustus 2026

5 Mahasiswa UNG Tampil di Korea Selatan, Salah Satunya Akan Mengikuti International Youth Day

5 Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya UNG Akan Tampil Dalam Ajang South Korea Cultural Mission 2026

Super Typhoon Dolphin Heads Toward the Okinawa Islands and the East China Sea

Topan Super Dolphin Menuju Kepulauan Okinawa dan Laut Cina Timur

Aquatic Science UNG Peringkat 18 Nasional Versi SCImago Institutions Rankings 2026

El Niño Tidak Menyerang Semua Tempat dengan Cara yang Sama

Next Post
Badai Daniel yang Menghantam Libya Timur Mengubah Padang Pasir Menjadi Lautan

Badai Daniel yang Menghantam Libya Timur Mengubah Padang Pasir Menjadi Lautan

TERBARU

Peneliti BRIN Verifikasi Lapangan Dugaan Pencemaran Batu Bara di Perairan Jepara

BPBD Gorontalo Distribusi 60 Ribu Liter Air Bersih di Bone Bolango

5 Mahasiswa UNG Tampil di Korea Selatan, Salah Satunya Akan Mengikuti International Youth Day

5 Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya UNG Akan Tampil Dalam Ajang South Korea Cultural Mission 2026

Super Typhoon Dolphin Heads Toward the Okinawa Islands and the East China Sea

Topan Super Dolphin Menuju Kepulauan Okinawa dan Laut Cina Timur

AmsiNews

REKOMENDASI

Repatriasi 225 ABK Indonesia di Kapal Pesiar MSC Magnifica

Kapal Wisata Gandha Nusantara 18 Mulai Beroperasi ke Bunaken

Nelayan di Bali Dapat Pembekalan Cuaca Maritim

Paus Melon yang Kian Berkurang

UNG Perkuat Komitmen Disiplin dan Kinerja Tenaga Kependidikan

Habitat Sempit Hiu Berjalan Rentan Punah

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.