Senin, November 2, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Tropis Nakri Terbentuk di Laut Filipina

redaksi
8 Oktober 2025
Kategori : Berita
0
Badai tropis Toraji Terbentuk di Laut Filipina

Ilustrasi Badai tropis (Tropical Storm). GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Badai Tropis (Tropical Storm) Nakri terbentuk di Laut Filipina, pada Rabu (8/10). Sistem saat ini bergerak ke utara barat laut.

Menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA) Nakri dengan kecepatan 30 km per jam (15 knot). Tekanan udara pada pusat 1002hPa (hektopaskal).

Nakri  –topan Jepang Nomor 23– mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 18 meter per detik (35 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 25 meter per detik (50 knot).

Area angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih berada di seluruh area 220 km (120 NM), kata JMA.

Observatorium Hong Kong (HKO) mengatakan Badai Tropis Nakri berada sekitar 1.220 kilometer di timur-tenggara Okinawa dengan kecepatan sekitar 22 kilometer per jam melintasi Samudra Pasifik barat laut.

Menurut Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) Nakri terletak 706 km di selatan-barat daya Iwo To, dan telah bergerak ke utara-barat laut dengan kecepatan 13 km per jam (7 knot) selama 6 jam terakhir.

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 3,7 meter (12 kaki), kata JTWC.

Nakri diprakirakan akan bergerak ke barat laut selama 3 hari ke depan. Dalam hal intensitas, sistem diprakirakan akan tetap berada dalam lingkungan yang sedikit menguntungkan untuk intensifikasi.

Tags: Badai Tropis NakriHong Kong ObservatoryJMAJTWCLaut FilipinaSamudra Pasifik
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Gorontalo Catat Inflasi 1,99 Persen di Bulan September 2025, Harga Pangan Masih Jadi Pemicu Utama

Next Post

Program Studi S1 Pendidikan Masyarakat UNG Meraih Akreditasi Unggul

Postingan Terkait

Perubahan Iklim Makin Mengkhawatirkan

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

2 November 2026
New York Beradaptasi dengan Perubahan Iklim, Membangun Penghalang di Sepanjang Garis Pantai

New York Beradaptasi dengan Perubahan Iklim, Membangun Penghalang di Sepanjang Garis Pantai

2 November 2026

Potensi Karhutla Awal November Risiko Tertinggi di Sebagian Wilayah Indonesia

Sebaran Asap Lintas Batas Terdeteksi dari Papua Nugini ke Papua Selatan

Titik Panas Terbanyak di Sulawesi, Papua dan Maluku

Misi Pemantauan Laut Copernicus Sentinel-6

Satelit Altimetri Copernicus Melacak Kenaikan Permukaan Laut, Badai dan Fenomena El Niño

250 juta Hektare Daratan dan Perairan Dalam Proses Pemulihan

Next Post
Lebih 5400 Peserta Akan Mengikuti UTBK di UNG, Tak Boleh Membawa Kalkulator dan Ponsel

Program Studi S1 Pendidikan Masyarakat UNG Meraih Akreditasi Unggul

TERBARU

Tenaga Kependidikan UNG Diingatkan Tuntaskan Target Kinerja

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

New York Beradaptasi dengan Perubahan Iklim, Membangun Penghalang di Sepanjang Garis Pantai

UNG Optimalkan Partisipasi Alumni

Potensi Karhutla Awal November Risiko Tertinggi di Sebagian Wilayah Indonesia

Sebaran Asap Lintas Batas Terdeteksi dari Papua Nugini ke Papua Selatan

AmsiNews

REKOMENDASI

Pushidrosal Gelar Pertemuan East Asia Hydrographic Commission di Bali

102 Negara Bahas Biodiversitas dan Jasa Ekosistem di Jerman

UNG Dorong Alumni 2024 Berpartisipasi dalam Tracer Study 2025 Batch II

Upwelling Telah Melemahkan Pergerakan Topan Krathon Saat Mendekati Taiwan

Organisasi Meteorologi Akan Umumkan Suhu Global Tahun 2025

Mangrove Penyerap Karbon Paling Efektif

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.