Minggu, Mei 3, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Eksplorasi

Belajar dari Semangat Capt Gita Ardjakusuma

redaksi
18 Desember 2018
Kategori : Eksplorasi
0
Ekspedisi pinisi

FOTO: DARILAUT.ID

USIA bukan menjadi penghalang bagi Capt Gita Ardjakusuma (74 tahun) untuk terus berlayar.

Setelah menghadiri peluncuran program Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa, di Anjungan Pantai Losari Makassar, Sabtu (15/11), Capt Gita belum langsung balik ke Jakarta.

Bersama tim ekspedisi, Gita bergabung dalam pelayaran. Di kapal, Gita bukan hanya memberikan pelatihan bagi semua anak buah kapal, tetapi juga mengatasi kendala dalam pengurusan administrasi.

Berkaitan dengan olah gerak kapal layar, menurut Gita, terdapat area sudut mati angin (no-go-zone). Setiap kapal memiliki karakter yang berbeda. Sehingga sudut mati anginnya berbeda-beda.

“Kebahagiaan bagi saya bisa bersama-sama Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa, program ini menjadi percontohan kapal layar latih pertama di Indonesia,” kata Gita yang lahir di Garut, 29 Desember 1944.

Ekspedisi pinisi
FOTO: DARILAUT.ID

Pada 1974, Gita pernah membawa perahu layar tipe ketch dari Taiwan Utara ke Jakarta, atas perintah Sudomo (waktu itu, Wakil Panglima Komando Keamanan dan Ketertiban).

Capt Gita kemudian dikenal sebagai nakhoda pinisi legendaris. Pada 1986, Gita bersama sejumlah anak buah kapal, termasuk dua wartawan (dari Kanada dan Kompas) menyeberangi Samudera Pasifik.

Kapal pinisi ini berlayar dari Jakarta, melewati Bitung, Sangihe Talaud dan Filipina. Kemudian, kapal pinisi mengambil posisi ke Honolulu (Hawaii), terus ke Vancouver (Kanada).

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Ekspedisi Pinisi Bakti NusaGita ArdjakusumaISKINDOYayasan Makassar Skalia
Bagikan17Tweet10KirimKirim
Previous Post

Ingin Berlayar di Kapal Pinisi, Ini Tata Tertibnya….

Next Post

Layar Terkembang Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa

Postingan Terkait

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

24 Januari 2026
Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

12 September 2025

Belajar Kajian Maritim Dari Adrian Bernard Lapian

Peneliti Temukan Potensi 16 Spesies Baru di Kalimantan Tengah

200 tahun Alfred Wallace: laboratorium hidup evolusi Wallacea semakin disesaki pembangunan

BRIN Fokus Riset Laut Dalam di Wilayah Timur Indonesia

BRIN dan Chinese Academy of Sciences Kerja Sama Riset Kelautan

15 Spesies Paus Terlihat di Laut Cina Selatan

Next Post
EPBN

Layar Terkembang Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa

Komentar tentang post

TERBARU

Dinamika Atmosfer: Suhu Panas dan Hujan Tidak Merata

Heatstroke Akibat Suhu Panas Dapat Menyerang Jantung

Serangan Online Terhadap Jurnalis Perempuan Berdampak pada Kesehatan Mental

Hari Kebebasan Pers Sedunia, Kekerasan Daring Terhadap Jurnalis Perempuan Meningkat

Hardiknas, Rektor UNG: Pendidikan Jantung Peradaban

Dari Mediterania hingga Arktik, Benua Eropa Mengalami Panas Tercepat, Tutupan Salju Menurun

AmsiNews

REKOMENDASI

Mahasiswa KKN UNG Sosialisasi Tanaman Sorgum di Pohuwato

Memengaruhi Hong Kong, Badai Tropis Fengshen Menuju Vietnam

Pustaka di Kapal Layar Pinisi

Topan Guchol Menjadi Siklon Ekstratropis di Tenggara Tokyo

Gempa Halmahera Utara, 69 Rumah Rusak Berat

Membangun Kembali Rumah Sakit Apung dr Lie Dharmawan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.