Minggu, Juni 28, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Eksplorasi

Rehabilitasi 6.000 Fragmen Karang di Pulau Samalona

redaksi
11 Juli 2018
Kategori : Eksplorasi
0
Rehabilitasi 6.000 Fragmen Karang di Pulau Samalona

FOTO: DOK. YAYASAN MAKASSAR SKALIA

Makassar – Aktivitas ekologi yang sudah dilakukan melalui rehabilitasi telah mencapai sebanyak 6.000 fragmen karang di Pulau Samalona. Upaya ini dilakukan Yayasan Makassar Skalia (YMS) dalam memberikan edukasi berlayar dengan pinisi dan melakukan rehabilitasi terumbu karang.

Menurut Sapril Akhmady dari YMS, telah terpasang media tumbuh spider sebanyak 500 unit, dengan 6.000 fragmen karang pada di Pulau Samalona.

Setelah pemasangan 500 unit spider structure (struktur rangka laba-laba) dengan 6.000 anakan karang, pemantauan keberhasilan tumbuh dilakukan sebanyak 12 kali. Pembersihan dan perawatan media tumbuh fragmen karang juga dilakukan sebanyak 10 kali.

“Rata-rata tingkat keberhasilan tumbuh fragmen karang berkisar 80 persen per bulan,” kata Sapril.

Pada 2017, kegiatan rehabilitasi terumbu karang telah menyelesaikan lima aktivitas. Kegiatan rehabilitasi terumbu karang dimulai dengan kegiatan pengambilan data awal ekosistem. Kondisi awal dibutuhkan untuk membandingkan kondisi ekosistem sebelum dan setelah rehabilitasi. Sehingga keberhasilan kegiatan rehabilitasi terumbu karang ini terukur.

Namun, terdapat kendala dalam mengupayakan pertumbuhan karang secara maksimal. Kendala ini terdapat pada laju sedimentasi dan material yang melayang di kolom perairan. Sedimen berpotensi menurunkan peluang keberhasilan hidup terumbu karang.

Selain itu, media informasi tentang kawasan rehabilitasi masih minim di pulau berpenduduk yang berada sekitar kawasan Samalona. Perlu pula adanya tambat apung untuk kapal yang beraktivitas sekitar kawasan rehabilitasi, agar tidak membuang jangkar sembarangan.*

Tags: PinisiRehabilitasi Terumbu KarangSamalona
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Pinisi di Pantai Losari

Next Post

Pustaka di Kapal Layar Pinisi

Postingan Terkait

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

24 Januari 2026
Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

12 September 2025

Belajar Kajian Maritim Dari Adrian Bernard Lapian

Peneliti Temukan Potensi 16 Spesies Baru di Kalimantan Tengah

200 tahun Alfred Wallace: laboratorium hidup evolusi Wallacea semakin disesaki pembangunan

BRIN Fokus Riset Laut Dalam di Wilayah Timur Indonesia

BRIN dan Chinese Academy of Sciences Kerja Sama Riset Kelautan

15 Spesies Paus Terlihat di Laut Cina Selatan

Next Post
Pustaka di Kapal Layar Pinisi

Pustaka di Kapal Layar Pinisi

Komentar tentang post

TERBARU

Jalur Pelayaran Utama di Selat Hormuz Masih Terkontaminasi Ranjau Laut

PBB Evakuasi 2.500 Pelaut Melewati Selat Hormuz

Temuan Peneliti UNG Penderita Diabetes Tak Terkontrol Bisa Sebabkan Kebutaan

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

AmsiNews

REKOMENDASI

Gubernur Diminta Inventarisasi Emisi Gas Rumah Kaca

Januari – September 2020, Terjadi 2.069 Bencana

Kondisi Sumber Gempa dan Tsunami di Indonesia Beragam

KPU Kabupaten Gorontalo Melantik Pengganti Antar Waktu PPK dan PPS

Proyek Strategis di Pohuwato Diminta Segera Dirampungkan

Korban Meninggal KM Arim Jaya Bertambah, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.