Senin, September 7, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Daya Dukung Pengunjung Penting untuk Pariwisata Berkelanjutan di Labuan Bajo

redaksi
28 April 2019
Kategori : Berita, Travel
0
Komodo

Loh Buaya di Pulau Rinca-Komodo, NTT. FOTO: TIM EPBN

Labuan Bajo – Daya dukung dengan menerapkan manajemen pengunjung penting untuk mewujudkan konsep pariwisata berkelanjutan di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Menurut Kepala Subbid Kemitraan dan Integrasi Ekosistem Pariwisata Kementerian Pariwisata, Anastasia Manuella, “carrying capacity” atau daya dukung sangatlah penting karena Labuan Bajo merupakan salah satu kawasan yang masuk dalam 10 destinasi prioritas. Bahkan sudah masuk dalam salah satu dari 4 destinasi pariwisata super prioritas.

Anastasia mengatakan, pada 2017 telah disusun Kajian Akademik Carrying Capacity Destinasi di 5 Destinasi (Toba, Lombok, Bunaken, Labuan Bajo dan Raja Ampat). Khusus untuk destinasi di Labuan Bajo, lokasi kajian yaitu di Gua Batu Cermin dan Loh Buaya di Pulau Rinca.

“Tujuan kajian ini adalah untuk memperhitungkan daya tampung dan daya dukung destinasi yang dinilai berpotensi mengalami kepadatan pengunjung, sehingga dapat ditentukan strategi pengelolaan yang memberikan pengalaman berwisata yang bermakna bagi pengunjung dan berdampak positif bagi masyarakat di destinasi,” kata Anastasia.

Sampai saat ini Kemenpar gencar mensosialisasikan konsep pariwisata berkelanjutan salah satunya dengan menggelar acara Bimbingan Teknis Pengelolaan Destinasi Melalui Carrying Capacity dalam rangka Visitor Management oleh Asisten Deputi Pengembangan Infrastruktur dan Ekosistem Pariwisata bertempat di Labuan Bajo, Kamis (25/4).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Kementerian PariwisataLabuan Bajopariwisata berkelanjutan
Bagikan17Tweet4KirimKirim
Previous Post

Mudik Tanpa Sampah

Next Post

Wallace, Kepulauan Aru, Dulu dan Kini

Postingan Terkait

Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Lebih Dari 6.000 Meter, Tidak Ada Anomali Muka Air Laut

Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Lebih Dari 6.000 Meter, Tidak Ada Anomali Muka Air Laut

7 September 2026
4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Penutupan 8 Bandara Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau Diperpanjang, 1.558 Penerbangan Tertunda

6 September 2026

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

Dentuman Gunung Anak Krakatau

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

Next Post
Dobo

Wallace, Kepulauan Aru, Dulu dan Kini

Komentar tentang post

TERBARU

Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Lebih Dari 6.000 Meter, Tidak Ada Anomali Muka Air Laut

UNG Jalin Kerjasama Dengan PT Hasjrat Abadi

Penutupan 8 Bandara Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau Diperpanjang, 1.558 Penerbangan Tertunda

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Wisatawan Mancanegara Pertanyakan Karcis Masuk Rp 150 Ribu di Togean

Gempa Sarangani M7,8 Menghasilkan 6.144 Susulan

Gempa Sarangani Mengakibatkan 54 Ribu Rumah Rusak di Mindanao, 249 di Sulawesi Utara

Siklon Tropis Molave Bergerak Menjauhi Indonesia

Banjir Rob Merendam 1.197 Unit Rumah di Kabupaten Indramayu

Tuna Sirip Kuning Mulai Masuk ke Teluk Tomini

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.