Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mewujudkan Indonesia harus bebas HIV/AIDS pada tahun 2030.
Menurut Marten, yang sulit dilakukan pemantauan adalah orang-orang yang kembali dari perantauan, yang merantau dan pulang bawa penyakit.
Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan ketiga target tersebut, seperti meningkatkan akses dan ketersediaan layanan kesehatan mulai dari puskesmas dan rumah sakit untuk bisa memberikan pelayanan yang optimal.
Pemerintah juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mensosialisasikan dan mengedukasikan kepada masyarakat agar mereka tidak mudah tertular HIV/AIDS.
Melalui kesempatan ini, ”Saya berharap dapat tercipta sinergi, kolaborasi, kerja sama baik antara pemerintah, masyarakat, berbagai pihak yang terkait lainnya, seluruh stakeholder dalam upaya mencapai target 3 zero,” ujar Marten, dan mewujudkan Indonesia bebas HIV/AIDS tahun 2030 nanti. (Sulis Dwi Fadjar Baeda)




