Sabtu, April 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

BPPT Perkuat Teknologi Sistem Peringatan Dini Tsunami

redaksi
13 Desember 2020
Kategori : Berita
0
Gempa Terasa Lebih Dari 20 Detik, Segera Evakuasi

Bila gempa terasa lebih dari 20 detik, segera evakuasi menjauhi pantai atau ke tempat lebih tinggi. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza mengatakan, BPPT telah dan sedang membangun dan mengembangkan Sistem Peringatan Dini Tsunami yang disebut “Teknologi InaTEWS Merah Putih”.

Teknologi yang dikembangkan sejak 2019 tersebut berbasis Teknologi Buoy, Teknologi Kabel Optik Bawah Laut, Teknologi Tomografi dan Pemodelan, serta Kecerdasan Artifisial InteleTsunami. Teknologi ini untuk mendukung InaTEWS Nasional yang ada di Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Sebagaimana dalam Perpres No. 93 Tahun 2019, BPPT, BMKG, Badan Informasi Geospasial (BIG), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi – Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) mendapat Penugasan Nasional untuk Memperkuat dan Mengembangkan Sistem Informasi Gempa Bumi dan Tsunami di Indonesia.

Dalam Seminar Nasional InaTEWS BPPT, kata Hammam, banyak wilayah Indonesia yang memiliki potensi gempa dan tsunami, karakteristik pembangkit tsunami, sosio kultural masyarakat pesisir terhadap keberadaan teknologi observasi laut InaTEWS. Hal ini menjadi salah satu tantangan bagi perekayasa dan peneliti BPPT dalam merealisasikan penugasan tersebut.

Seminar ini dengan tema Peningkatan Kemandirian Teknologi dan Ketahanan Terhadap Bencana Tsunami yang dilakukan secara daring Kamis (10/12).

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BMKGBPPTSistem Peringatan Dinitsunami
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

Presiden Jokowi Akan Membuka Indonesia Digital Conference 2020

Next Post

Banjir, Puting Beliung dan Longsor Mendominasi Bencana di Indonesia

Postingan Terkait

Ini Rekomendasi PBB untuk Integritas Informasi Media Pers

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

18 April 2026
Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

18 April 2026

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

Next Post
3 Faktor Penyebab Banjir Bandang Luwu Utara

Banjir, Puting Beliung dan Longsor Mendominasi Bencana di Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

AmsiNews

REKOMENDASI

Kapal Terbakar di Banggai Laut, Delapan Meninggal Dunia

Gelombang Panas, Banjir, Kekeringan dan Badai Meningkat Dengan Cepat

Ahli Ekologi Malaysia Praktik Restorasi Padang Lamun yang Efektif

Anak Krakatau Erupsi, Waspada Tsunami Selat Sunda

Lima Nelayan Meninggal dan Musnahnya Biota Laut

Agustus, Hiu Paus Empat Meter Mati di Indonesia dan Filipina

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.