Sebagai negara dengan wilayah laut yang luas, Indonesia dipandang masih perlu untuk lebih memperkuat dan mengembangkan penelitian serta eksplorasi di bidang kelautan.
Pelaksana tugas Direktur Pengelolaan Armada Kapal Riset BRIN Nugroho Dwi Hananto, mengatakan dengan luas laut Indonesia 6,4 juta km2, terdapat potensi nilai eknomi sebesar 1,3 miliar USD dengan potensi lapangan kerja sekitar 45 juta orang.
Menurut Nugroho laut kita tidak hanya luas, namun juga dalam. Ada 10 sektor ekonomi, mulai dari perikanan tangkap, perikanan budidaya, pengolahan perikanan, bioteknologi, mangrove, pariwisata, trasportasi, industri dan jasa maritim, non conventional resources, dan pertambangan.
“Ini perlu kita jadikan tidak hanya potensi melainkan benar-benar menjadi sumber ekonomi kita, oleh karena itu dukungan riset di laut dan samudera menjadi sangat penting,” kata Nugroho.
Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nelly Florida Riama mengatakan, kondisi kerapatan obeservasi laut di Indonesia masih dikatakan kurang untuk mendukung operasional BMKG dalam memberikan informasi mengenai kondisi cuaca, iklim, dan potensi tsunami.
Karena itu, ketersediaan hari layar sangat perlu untuk mendukung observasi di perairan Indonesia.





Komentar tentang post