Jumat, November 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Dengan eDNA Peneliti Kaji Ekosistem Bawah Air di Gunung Anak Krakatau

redaksi
12 Oktober 2021
Kategori : Berita
0
Gunung Anak Krakatau

FOTO: PVMBG BADAN GEOLOGI ESDM

“Karena mereka adalah pemain kunci biogeokimia. Perintis mikroba ini dapat memodifikasi abu, mendorong perkembangan lingkungan tanah dan meningkatkan kinerja tanaman. Oleh karena itu, tanpa kedatangan mikroba lebih awal, suksesi ekologis dan perkembangan tanah akan tertunda,” katanya.

Karena itu, menurut Kustiariyah, meningkatkan pemahaman tentang suksesi dan perkembangan komunitas mikroba itu penting dan merupakan kunci perkembangan tanah serta sedimen. Keberadaan mikroba juga mempengaruhi kimia bahan organik.

Akumulasi dan stabilitas jangka panjangnya maupun proses pelapukan mineral berkontribusi pada kesuburan tanah.

“Hasil studi ini akan memberikan wawasan yang signifikan tentang pembentukan ekosistem awal pada abu vulkanik melalui identifikasi koloni mikroba perintis. Data ini akan menjadi dasar untuk pemantauan perkembangan ekosistem Anak Krakatau di masa mendatang,” ujarnya.

Untuk pengayaan materi pembelajaran, hasil kajian juga akan dipublikasikan di jurnal ilmiah dan dipresentasikan pada forum ilmiah atau disampaikan kepada stakeholders terkait.

Selain Dr Kustiariyah dan Dr Hawis, tim peneliti FPIK IPB University yang terlibat dalam riset ini masing-masing Dondy Arafat, Raihan Hadi Syahputra, M Arief Budiman, Moh Saeful Hidayat dan Ade Gde Tangkas Vahyu, serta M Iqbal Sani.

Halaman 3 dari 3
Sebelumnya123
Tags: Gunung Anak KrakatauHawis MadduppaIPB University
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Pemerintah Akan Terus Replikasi Model Rehabilitasi Mangrove

Next Post

Memantau Gunung Api dengan Citra Satelit

Postingan Terkait

KLHK dan IPB University Ujicoba Alat Pengukur Tinggi Gelombang

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

5 November 2026
Peringatan Hari Konservasi di Bontang Mangrove Park

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

5 November 2026

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Next Post
Gunungapi Anak Krakatau Erupsi, Ini Potensi Bahaya

Memantau Gunung Api dengan Citra Satelit

Komentar tentang post

TERBARU

Mengapa Anak Muda Selalu Kalah dalam Politik Gorontalo?

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

AmsiNews

REKOMENDASI

Badai Siklon Mendarat di Dekat Langsa Aceh, Bawa Hujan dan Angin Kencang

Masih 150 Ribu Moluska yang Belum Dideskripsi Jenisnya

Dompet Dhuafa Distribusi Logistik Bagi Korban Banjir di Semarang

Soal PSU, KPU Kabupaten Gorontalo Persiapan Pelaksanaan di TPS 2 Desa Tuladenggi

Penggunaan Lahan dan Konversi Habitat Penyebab Hilangnya Keanekaragaman Hayati

Pembuat APD Diharap Perhatikan Kualifikasi Bahan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.