Menurut Abdi, para ABK kapal Luqing Yuan Yu 623 tersebut di pindah ke kapal Lu Huang Yuan Yu 115. Pada saat kejadian meninggalnya Herdianto, para ABK meminta kembali ke darat tapi tidak di perbolehkan oleh nakhoda dan tetap melakukan kegiatan penangkapan ikan. Pada perkembangannya salah satu satu ABK berwarna negara China meninggal di kapal dan oleh nakhoda akan dikembalikan ke daratan China.
“Saat ini kapal Lu Huang Yuan Yu 115 dalam perjalanan ke China. Selain kapal Lu Huang Yuan Yu 115, ada kapal berbendera China lain yang mempekerjakan ABK Indonesia yaitu LQYY 622, LQYY 623 dan LQYY 625 yang berjumlah 22 orang. Berdasarkan hasil pelacakan DFW-Indonesia di situs marine traffic.com, kapal Lu Huang Yuan Yu 115 melintasi Selat Singapura pada tanggal 15/5/2020 pukul 07.44 UTC dengan tujuan Beijing,” kata Abdi.*





Komentar tentang post