Kamis, Juli 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Dominasi Armada Tiongkok di Mile 201: Antara Keuntungan Ekonomi dan Krisis Ekologi

Novita J. Kiraman
16 Oktober 2025
Kategori : Berita, Konservasi
0
Dominasi Armada Tiongkok di Mile 201: Antara Keuntungan Ekonomi dan Krisis Ekologi

Sebuah Kapal Penangkap Cumi-Cumi Berbendera China yang Beroperasi di Atlantik Barat Daya. FOTO: LAPORAN INVESTIGASI DAN FILM TERBARU EJF TENTANG PENANGKAPAN CUMI-CUMI SECARA ILEGAL DI LAUT ATLANTIK BARAT DAYA

Darilaut – Ratusan kapal penangkap cumi-cumi membentuk barisan panjang di perairan “Mile 201”, tepat di luar batas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Argentina. Dari luar angkasa, area itu tampak seperti sabuk cahaya yang tak berujung. Namun di balik pemandangan spektakuler tersebut, tersembunyi dinamika ekonomi dan geopolitik yang kompleks.

Laporan Environmental Justice Foundation (EJF) menunjukkan bahwa antara 2019–2024, rata-rata 343 kapal jigging beroperasi di wilayah ini setiap tahun, dengan 74,6 persen di antaranya berbendera Tiongkok. Armada itu bertanggung jawab atas 91 persen total upaya penangkapan di wilayah tersebut. Aktivitas intensif ini mendorong peningkatan produksi cumi-cumi global, menjadikan Tiongkok sebagai negara penangkap dan eksportir cumi-cumi terbesar di dunia.

Namun, keuntungan ekonomi ini datang dengan harga mahal. Tanpa regulasi internasional yang mengikat, operasi di laut lepas tersebut telah melemahkan upaya konservasi nasional Argentina. Pemerintah Argentina menyebut aktivitas ini “menggerogoti sumber daya alam dan kedaulatan ekonomi negara.” Dalam dekade terakhir, ekspansi armada laut jauh Tiongkok juga menimbulkan ketegangan diplomatik dengan negara-negara pesisir Amerika Selatan.

EJF memperingatkan bahwa eksploitasi tanpa kendali dapat menyebabkan keruntuhan perikanan dan konflik ekonomi antarnegara. Penurunan stok cumi-cumi tidak hanya mengancam industri perikanan Argentina, tetapi juga stabilitas rantai pasok pangan global. Organisasi ini menyerukan pembentukan mekanisme pengelolaan berbasis sains, peningkatan transparansi data tangkapan, serta kolaborasi lintas negara untuk menghindari krisis yang lebih luas.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Atlantik Barat DayaCumi-cumiZona Ekonomi Eksklusif (ZEE)
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Jeritan dari Laut Lepas: Pekerja Migran di Balik Terangnya Kapal Cumi-Cumi

Next Post

Yowan Tamu Raih Jabatan Guru Besar Antropologi

Postingan Terkait

Depresi Tropis Sedang Berkembang di Laut Filipina

Depresi Tropis Sedang Berkembang di Laut Filipina

23 Juli 2026
Pembangunan Dermaga Tambang Nikel di Morowali Tanpa Izin Pemanfaatan Ruang Laut

Mineral Kritis: Dari Litium di Argentina, Kobal di Kongo Hingga Nikel di Indonesia

23 Juli 2026

Republik Demokratik Kongo Penghasil 70 Persen Kobal Dunia

47 Mineral Kritis Indonesia, Apa Saja?

Sekjen PBB, Permintaan Mineral Kritis Meningkat di Pasar Global

Badan Geologi Identifikasi Sebaran 47 Komoditas Mineral Kritis

Dewan Keamanan PBB Bahas Mineral Kritis, Khawatir Dikendalikan Kelompok Bersenjata dan Ilegal

AMSI Dukung Revisi UU Hak Cipta untuk Perbaiki Relasi Tidak Adil antara Platform AI dan Penerbit Berita

Next Post
Tiga Peneliti UNG Lolos Pendanaan Kemitraan Australia-Indonesia

Yowan Tamu Raih Jabatan Guru Besar Antropologi

TERBARU

Depresi Tropis Sedang Berkembang di Laut Filipina

Mineral Kritis: Dari Litium di Argentina, Kobal di Kongo Hingga Nikel di Indonesia

Republik Demokratik Kongo Penghasil 70 Persen Kobal Dunia

47 Mineral Kritis Indonesia, Apa Saja?

Sekjen PBB, Permintaan Mineral Kritis Meningkat di Pasar Global

Badan Geologi Identifikasi Sebaran 47 Komoditas Mineral Kritis

AmsiNews

REKOMENDASI

Banyak Tantangan untuk Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS di Kota Gorontalo

Peringatan Dini Tsunami Lombok Utara Berakhir

Mahasiswa Pencinta Alam UGM Ekspedisi di Pulau Terluar

KKP Kaji Stok Ikan

Tanggul Beton Penghalang Penyu Bertelur di Sulawesi

Pariwisata Berkelanjutan Mendorong Tanggung Jawab dan Konservasi Lingkungan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.