Senin, Mei 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Eceng Gondok untuk Bahan Lotion Anti Gatal-Gatal

redaksi
31 Agustus 2021
Kategori : Berita, Kesehatan
0
Eceng Gondok untuk Bahan Lotion Anti Gatal-Gatal

Eceng gondok. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya sedangkan mengembangkan lotion anti inflamasi dengan bahan eceng gondok. Inflamasi ringan seperti kemerahan, gatal-gatal, dan bentol yang sering dialami masyarakat.

Walaupun penyakit ini terlihat sederhana namun dapat menimbulkan keluhan dan mengganggu aktivitas sehari-hari apabila tidak ditangani dengan benar.

Selama ini, masyarakat secara mandiri mengatasi inflamasi ringan menggunakan obat yang beredar di pasaran.

Apabila obat pereda inflamasi yang digunakan mengandung bahan kimia sintetis dapat berisiko menyebabkan efek samping lokal terlebih lagi jika digunakan tidak sesuai dengan anjuran dokter.

Melansir Prasetya.ub.ac.id mahasiswa yang mengembangkan lotion ini masing-masing Mohamad Farhan Wicaksono, Andreas Tedy Ervan Wibowo, Winnie Andriani Kurniawan, Hernanda Iqbal Hasya, dan Nurrahma Indrayanti. Lima mahasiswa tersebut dibawah bimbingan Wendra Gandhatyasri Rohmah.

Dengan memanfaatkan bahan eceng gondok, mereka menciptakan Lorend, lotion alami anti inflamasi untuk menggantikan bahan kimia sintetis dalam meredakan inflamasi.

Bahan tambahan lainnya hasil ekstrak daging lidah buaya dan air mawar.

Menurut ketua tim, Farhan, senyawa metabolit sekunder yaitu golongan alkaloid, flavonoid, saponin, kuinon, tannin, steroid/triterpenoid yang terdapat pada bahan alami seperti eceng gondok dapat menjadi solusi pereda inflamasi ringan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Eceng GondokUniversitas Brawijaya
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Mengganggu Migrasi Tahunan, Peneliti Menyerukan Larangan Berenang dengan Paus Bungkuk

Next Post

Indonesia Rumah Bagi 490 Ribu Spesies

Postingan Terkait

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

25 Mei 2026
Markhor, Kambing Liar Bertanduk Spiral yang Hampir Terancam Punah

Markhor, Kambing Liar Bertanduk Spiral yang Hampir Terancam Punah

25 Mei 2026

Bibit Siklon Tropis 99W Berada di Utara Papua

Indonesia Masih Pemasok Bahan Mentah Hasil Laut

Hasil Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru SNBT 2026 Diumumkan Sore Ini

Laut Indonesia Bukan Sekadar Ruang Ekonomi

SDGs Center UNG Dukung Gerakan Pilah Sampah

Ukuran Kuda Laut yang Dapat Ditangkap Minimal 10 cm dan Tidak Bunting

Next Post
Petugas Menangkap Pelaku Pembalakan Liar Hutan Mangrove di Langkat

Indonesia Rumah Bagi 490 Ribu Spesies

Komentar tentang post

TERBARU

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

Markhor, Kambing Liar Bertanduk Spiral yang Hampir Terancam Punah

Bibit Siklon Tropis 99W Berada di Utara Papua

Indonesia Masih Pemasok Bahan Mentah Hasil Laut

Hasil Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru SNBT 2026 Diumumkan Sore Ini

Laut Indonesia Bukan Sekadar Ruang Ekonomi

AmsiNews

REKOMENDASI

Perubahan Iklim Ancaman Terbesar Bagi Kesehatan Manusia

Gempa Laut Karangasem Akibat Sesar Naik Busur Belakang Flores

Menikmati Panorama Atol Pulo Cinta Gorontalo

Kelurahan Mangunharjo Kembangkan Ekonomi Berbasis Konservasi

Badai Daniel Mengubah Lanskap Libya Timur, Banjir Menewaskan 7000 Orang dan 13 Ribu Hilang

Dua Kapal Ikan Malaysia Ditangkap di Selat Malaka

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.