Sabtu, Maret 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Farmasi UI dan BRIN Kembangkan Bahan Baku Obat dari Biodiversitas Bahan Alam

redaksi
22 Januari 2023
Kategori : Berita, Kesehatan
0
Vegetasi Hutan Mangrove di Indonesia Sebanyak 202 Jenis, Spesifik 47

Daun dan buah tumbuhan mangrove Sonneratia. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (UI) bekerja sama dengan Pusat Riset Vaksin dan Obat, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan bahan baku obat dari biodiversitas bahan alam Indonesia.

Kolaborasi ini diresmikan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama oleh Dekan Fakultas Farmasi UI, Prof. Dr. apt. Arry Yanuar dan Kepala Pusat Riset Vaksin dan Obat BRIN, Dr Masteria Yunovilsa Putra, pada Rabu (18/1).

Penandatangan Perjanjian Kerja Sama dengan Fakultas Farmasi UI tentang Pengembangan Bahan Baku Obat dari Biodiversitas Bahan Alam berlangsung di Gedung Rumpun Kesehatan Universitas Indonesia.

Indonesia merupakan negara yang memiliki biodiversitas tinggi mengandung ratusan jenis senyawa kimia, baik yang telah ataupun belum diketahui jenis dan khasiatnya.

Senyawa kimia salah satu bahan dasar dalam pembuatan obat dan hasil pengkajian menunjukkan bahwa biodiverisitas daerah tropis mempunyai potensi yang cukup besar untuk dikembangkan sebagai obat.

Pentingnya penelitian dan pengembangan bahan baku obat dari biodiversitas bahan alam Indonesia sesuai dengan program pemerintah untuk mencapai kemandirian obat.

Menurut Masteria dengan adanya Pusat Kolaborasi Riset (PKR) kita bekerja sama secara formal dan legal untuk menghasilkan karya tulis serta produk inovasi yang dapat dikembangkan bersama.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BRINFarmakologiFarmasiobat-obatanUniversitas Indonesia
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

Petisi Perlindungan Paus Orca

Next Post

Identifikasi Senyawa Bioaktif Biota Laut

Postingan Terkait

Topan Fung-wong Mendekati Pendaratan di Luzon

Komite Menghapus 8 Nama Topan Karena Menimbulkan Kerusakan Parah

14 Maret 2026
Topan Super Ragasa Menumbangkan Pohon dan Kejadian Tanah Longsor di Hong Kong

Topan Makin Intensif, Ancam Jutaan Orang Tiap Tahun

14 Maret 2026

Krisis di Timur Tengah Meluas, Harga Minyak Melonjak

4 Ikan Tuna Berukuran Besar Didaratkan di Gorontalo

Kondisi Cuaca dan Gelombang Selat Sunda Jelang Mudik Lebaran 2026

Kondisi Cuaca Saat Mudik dan Libur Idul Fitri 1447 H Berpotensi Hujan

2 Prodi Fakultas Kedokteran UNG Raih Akreditasi Unggul

Ikan Termahal di Dunia Tuna Sirip Biru Panjang 2,1 Meter Kembali Didaratkan di Gorontalo

Next Post
Candidaspongia Sebagai Obat untuk Anti Kanker

Identifikasi Senyawa Bioaktif Biota Laut

Komentar tentang post

TERBARU

Komite Menghapus 8 Nama Topan Karena Menimbulkan Kerusakan Parah

Topan Makin Intensif, Ancam Jutaan Orang Tiap Tahun

Krisis di Timur Tengah Meluas, Harga Minyak Melonjak

4 Ikan Tuna Berukuran Besar Didaratkan di Gorontalo

Kondisi Cuaca dan Gelombang Selat Sunda Jelang Mudik Lebaran 2026

Kondisi Cuaca Saat Mudik dan Libur Idul Fitri 1447 H Berpotensi Hujan

AmsiNews

REKOMENDASI

Kapal Tenggelam di Samudera Hindia, ABK Bandar Nelayan Tiba di Bali

UNG Kukuhkan 46 Calon Guru Profesional Melalui Yudisium dan Pengambilan Sumpah Profesi PPG

Kolaborasi Pengembangan Obat Tradisional

Fakultas Kedokteran UNG Raih Penghargaan Institusi Terfavorit

Bulan Terlihat Hitam Saat Terjadi Gerhana Matahari

Kota Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Terancam Karena Es Antartika Mencair Lebih Cepat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.