Sabtu, Mei 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Gelombang Panas dan Suhu Tinggi Mengancam Kehidupan Muda

redaksi
9 Agustus 2023
Kategori : Berita, Iklim
0
Gelombang Panas Melanda India

Data GEOS-5 hasil Modeling dan Asimilasi Global di GSFC NASA. GAMBAR: NASA Earth Observatory/JOSHUA STEVENS

“Dengan dunia mendidih secara global, data dengan jelas menunjukkan bahwa kehidupan dan kesejahteraan jutaan anak di seluruh Asia Selatan semakin terancam oleh gelombang panas dan suhu tinggi,” kata Direktur Regional UNICEF untuk Asia Selatan, Sanjay Wijesekera.

Kota Terpanas di Dunia

Menurut Indeks Risiko Iklim Anak ( CCRI ) UNICEF tahun 2021, anak-anak di Afghanistan, Bangladesh, India, Maladewa, dan Pakistan berada pada ‘risiko yang sangat tinggi’ terhadap dampak perubahan iklim.

“Kami sangat prihatin dengan bayi, balita, anak kurang gizi dan ibu hamil karena mereka paling rentan terhadap sengatan panas dan efek serius lainnya,” kata Wijesekera.

Di beberapa bagian provinsi Sindh selatan Pakistan, termasuk Jacobabad, kota terpanas di dunia pada tahun 2022, suhu mencapai 40-an pada bulan Juni, membuat 1,8 juta orang terpapar risiko kesehatan jangka pendek dan jangka panjang yang parah.

Panas terik terjadi kurang dari satu tahun setelah banjir dahsyat yang menyebabkan sebagian besar Sindh selatan terendam air pada Agustus 2022.

Mengancam Jiwa

Bahkan di musim hujan, panas bisa memperparah keadaan anak-anak. Karena anak-anak tidak dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan suhu. Mereka tidak dapat menghilangkan kelebihan panas dari tubuh mereka.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: Asia SelatanGelombang PanasPerubahan IklimSuhu PanasUNICEF
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Menghindari Topan Khanun, 40 Ribu Peserta Jambore Pramuka Dunia Berangkat Dengan Selamat

Next Post

Penyakit Karena Serangan Gelombang Panas dan Cara Mengatasi

Postingan Terkait

Waspada Cuaca Ekstrem Berupa Peningkatan Curah Hujan dan Angin Kencang Hari Ini Hingga 16 Februari

Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia

23 Mei 2026
Perempuan Berisiko Terkena Dampak Wabah Ebola

Perempuan Berisiko Terkena Dampak Wabah Ebola

23 Mei 2026

Belum Ada Vaksin, Risiko Ebola ‘Sangat Tinggi’ di Kongo, Diduga 750 Kasus dan 177 Kematian

Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, Bertindak Lokal Memulihkan 30% Ekosistem yang Terdegradasi

Kanwil Kementerian Hukum Provinsi Gorontalo Bahas Jurnalisme Berintegritas di Temu Jurnalis

“HELLO STROKE” Platform Kesehatan Digital Kerja Sama UNG dan Monash University

UNG Terima Kunjungan Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia

Indonesia Penghasil Biji Kakao dengan Karakter Rasa Khas

Next Post
Penyakit Karena Serangan Gelombang Panas dan Cara Mengatasi

Penyakit Karena Serangan Gelombang Panas dan Cara Mengatasi

Komentar tentang post

TERBARU

Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Perempuan Berisiko Terkena Dampak Wabah Ebola

Belum Ada Vaksin, Risiko Ebola ‘Sangat Tinggi’ di Kongo, Diduga 750 Kasus dan 177 Kematian

Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, Bertindak Lokal Memulihkan 30% Ekosistem yang Terdegradasi

Kanwil Kementerian Hukum Provinsi Gorontalo Bahas Jurnalisme Berintegritas di Temu Jurnalis

“HELLO STROKE” Platform Kesehatan Digital Kerja Sama UNG dan Monash University

AmsiNews

REKOMENDASI

Membangun Kembali Rumah Sakit Apung dr Lie Dharmawan

Badai Daniel Mengubah Lanskap Libya Timur, Banjir Menewaskan 7000 Orang dan 13 Ribu Hilang

Iduladha 1443 H, Prof Mohammad Nuh: Kita Semua Dikaruniai Kemampuan Menjadi Inovator Kebaikan

Ini Susunan Pengurus Ikatan Sarjana Ilmu Kelautan Unsrat Periode 2025-2030

Himakom UNG dan BI Perwakilan Gorontalo Menggelar Bedah Buku

MK Putuskan Pemilu 5 Kotak Tidak Berlaku, Mulai 2029 Nasional dan Lokal Terpisah

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.