Bila dibandingkan dengan pulau pertama, fragmen yang tersebar di pulau kedua berukuran lebih kecil. Namun, jenis batuan hampir sama dengan pulau pertama.
Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, Pusat Vulkanologi merekomendasikan kemunculan lumpur pada pulau yang sebenarnya sudah terjadi sebelum kejadian gempa bumi Tanimbar. Ini fenomena yang khas pada zona aktif tektonik.
Selama pertumbuhan lumpur tidak berlebihan, tidak akan membahayakan penduduk, kata Pusat Vulkanologi.





Komentar tentang post