Biasanya, paus orca di perairan Indonesia dalam jumlah rombongan 3, 5 sampai 7. Jadi, tidaklah mengejutkan, orca di Anambas, Biak Numfor dan Laut Sulawesi.
Di perairan tropis seperti di Indonesia, paus pembunuh sudah lama tercatat di perairan Kalimantan Timur, Laut Sulawesi, Selat Makassar, Gorontalo, Teluk Tomini, perairan Bali, Maluku, Maluku Utara, Papua (Raja Ampat), Nusa Tenggara (Solor Alur/Laut Sawu), dan Timor.
Kemunculan orca di pantai Inobonto, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, tercatat sebagai peristiwa pertama bayi orca terdampar di Indonesia. Bayi orca Inobonto tersebut ditemukan terdampar pukul 05.00 Wita, Rabu 24 Juni 2020.
Panjang bayi orca tersebut tidak lebih dari 2,5 meter. Ini ukuran rata-rata panjang orca yang baru dilahirkan.
Upaya menyelamatkan bayi paus pembunuh ini dilakukan nelayan dan warga. Namun, cetacea terbesar dari keluarga lumba-lumba (Delphinidae) ini balik lagi ke pantai.

Jarak bayi orca ini dilepas hingga 1 mil dari pinggir pantai Inobonto. Berulang-ulang dibawa ke laut, tetap kembali lagi.
Untuk kelompok orca yang terlihat bersama bayi atau anak, makin memperkuat paus pembunuh ini melahirkan di perairan Indonesia.
Sementara di perairan Gorontalo, Teluk Tomini, orca muda (anak) tercatat beriringan dengan orca lainnya.





Komentar tentang post