Menurut NOAA Fisheries, pergerakan migrasi paus sebagian besar tidak diketahui, akan tetapi mungkin didorong oleh perubahan oseanografi yang berkaitan dengan musim hujan.
Di Belahan Bumi Selatan, paus biru Antartika sebagian besar ditemukan di perairan lintang tinggi di selatan “Konvergensi Antartika” dan dekat tepi es di musim panas.
Paus biru umumnya bermigrasi ke lintang menengah dan rendah di musim dingin. Meskipun demikian, tidak semua paus bermigrasi setiap tahun.
Sementara itu, paus biru kerdil (Balaenoptera musculus brevicauda) —sebuah subspesies— biasanya tersebar di utara Konvergensi Antartika dan paling melimpah di perairan lepas pantai Australia, Madagaskar, dan Selandia Baru.
Subspesies paus biru yang belum disebutkan namanya ditemukan di Samudra Pasifik bagian tenggara, khususnya di Ekoregion Chiloense, dan bermigrasi ke wilayah lintang rendah, termasuk Kepulauan Galapagos dan Pasifik tropis bagian timur.
Paus Biru Botubarani
Seekor paus biru berukuran sekira 20 meter mendekati pantai Botubarani, pada Rabu (22/10). Ketika itu, terdapat puluhan warga dan pengunjung di Pangkalan IV lokasi minat khusus wisata hiu paus.

Keberadaan paus biru yang sudah mendekati tubir karang ini membuat puluhan warga Botubarani dan pengunjung yang sedang melihat hiu paus terkejut.




