Kamis, Juni 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Keanekaragaman Hayati Pilar Penting untuk Pembangunan Berkelanjutan

redaksi
28 Februari 2022
Kategori : Berita, Bisnis dan Investasi
0
Jembatan Cinta, Tracking Mangrove di Sebatik, Perbatasan Indonesia-Malaysia

Tracking mangrove di Pulau Sebatik, perbatasan Indonesia dan Malaysia. FOTO: DARILAUT.ID

Indonesia memiliki fasilitas Indonesia Culture Collection (InaCC), yang merupakan pusat penyimpananan koleksi mikroorganisme. Fasilitas ini sebagai bentuk komitmen kuat Indonesia untuk mendukung pemanfaatan keanekaragaman hayati secara global.

Saat ini Indonesia sedang membangun fasilitas National Biodiversity Center (NBC) – KEHATI, sebagai pusat saintifik untuk riset dan kolaborasi keanekaragaman hayati di bidang biologi, termasuk mikrobiologi.

Koordinator Biodiversitas, Direktorat Jenderal Riset dan Inovasi MESRI, Philip Roche, mendukung upaya Indonesia dalam menjaga keanekaragaman hayati. Dalam mengembangkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat semestinya tidak mengesampingkan ekosistem dan keanekaragaman hayati.

“Kondisi ekonomi biru dan hijau yang berkelanjutan merupakan pertimbangan masyarakat dan ekosistem sebagai aset dan bukan kendala,” katanya.

Keanekaragaman hayati yang dimiliki sangat penting untuk kebutuhan masyarakat dan pengembangan ekonomi. Pemanfaatan keanekaragaman hayati menjadi nilai dan manfaat bagi perekonomian masyarakat.

Menurut Roche terdapat peluang ekonomi biru dan hijau untuk keberlanjutan masa depan, di antaranya mengurangi polusi, memajukan riset dan inovasi di sektor pertanian dan pembangunan perkotaan.

Selain itu, pengembangan penggunaan solusi berbasis alam, dan juga peluang untuk menciptakan kemitraan antara publik-swasta lintas sektoral untuk mengurangi polusi dan kerusakan laut.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: BiodiversityBRINkeanekaragaman hayatiPembangunan BerkelanjutanPresidensi G20Riset
Bagikan10Tweet7KirimKirim
Previous Post

Pengungsi Gempa Sumatra Barat 13 Ribu Orang, 4 Korban Dalam Pencarian

Next Post

Laut dan Antariksa Jadi Riset Potensial

Postingan Terkait

7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

UNG Rintis Program Kuliah 5 Tahun Dapat Gelar Sarjana dan Magister Sekaligus

25 Juni 2026
Tiga Spesies Baru Kantong Semar di Sulawesi dan Papua Memperkaya Daftar Flora Indonesia

Tiga Spesies Baru Kantong Semar di Sulawesi dan Papua Memperkaya Daftar Flora Indonesia

25 Juni 2026

Indonesia Rumah Bagi 83 Kantong Semar, 6 Spesies Kategori Kritis

Gempa Sulawesi Tengah Membentuk Bendung Alami

Topan Mekkhala Terletak di Selatan Jepang

Silvo-Akuakultur, Sistem yang Memadukan Pengelolaan Mangrove dan Perikanan Berkelanjutan

Mahasiswa KKN UNG-UGM Akan Kembangkan Energi Berbasis Tenaga Surya di Botutonuo

Masa Depan yang Adil dari Energi Terbarukan

Next Post
Parameter Iklim Masa Lampau Terekam Dalam Arsip Alam

Laut dan Antariksa Jadi Riset Potensial

Komentar tentang post

TERBARU

UNG Rintis Program Kuliah 5 Tahun Dapat Gelar Sarjana dan Magister Sekaligus

Tiga Spesies Baru Kantong Semar di Sulawesi dan Papua Memperkaya Daftar Flora Indonesia

Indonesia Rumah Bagi 83 Kantong Semar, 6 Spesies Kategori Kritis

Gempa Sulawesi Tengah Membentuk Bendung Alami

Topan Mekkhala Terletak di Selatan Jepang

Silvo-Akuakultur, Sistem yang Memadukan Pengelolaan Mangrove dan Perikanan Berkelanjutan

AmsiNews

REKOMENDASI

Lambung Dipenuhi Plastik, Paus Sperma Mati di Wakatobi

Tiga Peneliti UNG Lolos Pendanaan Kemitraan Australia-Indonesia

Prof Farnis: Kerjasama Perguruan Tinggi dan KKP Terobosan Baru

Penyu Mati di Kulonprogo, Sampah Plastik Penyebabnya?

Hiu Paus yang Mati di Kulon Progo Mengalami Kerusakan pada Hati

Letusan Mauna Loa Menarik Ribuan Wisatawan ke Pulau Big Hawaii

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.