Rabu, Desember 17, 2025
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Orca

Lambung Dipenuhi Plastik, Paus Sperma Mati di Wakatobi

redaksi
20 November 2018
Kategori : Orca
0
Paus Sperma Wakatobi

FOTO: FACEBOOK/ALFI/AKKP

MINGGU (18/11) nelayan di Pulau Kapota, Kecamatan Wangiwangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara menemukan seekor paus sperma mati terdampar.

Paus sperma (Physeter microcephalus) dengan ukuran panjang 9,5 meter sudah membusuk. Tim dari Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan Wakatobi (AKKP-KKP), Yayasan Wakatobi, World Wide Fund For Nature (WWF) ke lokasi terdamparnya paus sperma ini, Senin (19/11). Tim ini dengan dukungan Dinas Kelautan dan Perikanan Wakatobi, Balai Taman Nasional Wakatobi, dan Sekolah Kelautan dan Perikanan Wakatobi.

Hasil pemeriksaan awal tim, dari dalam organ lambung paus sperma (sperm whales) terdapat berbagai sampah.
Berbagai jenis sampah yang ditemukan berupa tali rafia, gelas plastik, botol minuman dan sandal jepit. Selain itu, penutup galon, terpal, bungkus mie instan, kantong kresek dan botol parfum.

Total berat sampah ini 5,9 kilo gram. Setelah dilakukan pemilah, berat sampah menjadi 5,78 kilo gram.

Kasus paus sperma menelah sampah plastik, seperti juga yang dialami satwa laut lainnya. Plastik di lautan disalahartikan sebagai mangsa.

Ini kemungkinan yang menyebabkan paus sperma mengalami kesulitan dalam pencernaan, hingga menyebabkan kematian.*

 

Tags: Paus Spermasampah plastikTerdamparWakatobi
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Mengapa Makan Ikan itu Penting?

Next Post

Paus Sperma yang Terdampar di Pantai Indonesia Januari – November

Postingan Terkait

Tren Memprihatinkan: 24 Hiu Paus Terdampar di Selatan Jawa dalam 3 Tahun

Tren Memprihatinkan: 24 Hiu Paus Terdampar di Selatan Jawa dalam 3 Tahun

10 Desember 2025
Nekropsi Temukan Udang Rebon dalam Lambung Hiu Paus, Indikasi Keracunan Muncul

Nekropsi Temukan Udang Rebon dalam Lambung Hiu Paus, Indikasi Keracunan Muncul

10 Desember 2025

Darilaut.id Menyematkan Tahun 2025 Rekor Baru Agregasi Hiu Paus di Perairan Botubarani

Ini Ciri dan Keunikan Paus Biru yang Muncul di Botubarani

Individu Hiu Paus Bertambah Setelah Paus Biru Melintas di Perairan Botubarani

Ketika Dua Raksasa Paus Biru dan Hiu Paus Bertemu di Laut Tomini

Jalur Baru Migrasi Paus Biru di Teluk Tomini

Populasi Spesies Paus Biru Seperti di Perairan Botubarani Gorontalo Dapat Terancam Karena Tabrakan Kapal

Next Post
Paus sperma Teluk Tomini

Paus Sperma yang Terdampar di Pantai Indonesia Januari – November

Komentar tentang post

TERBARU

Respons Bencana Nasional, FK UNG Kirim Tim Medis ke Wilayah Terdampak Banjir Aceh

Bibit 93S di Selatan Jawa Berpeluang Sedang Menjadi Siklon Tropis

Analisis BMKG Sulawesi Selatan Berpotensi Cuaca Ekstrem Berupa Curah Hujan Tinggi

Komitmen Transparansi Berbuah Prestasi, UNG Kembali Raih Predikat Informatif 2025

UNG Asah Peran Strategis Kehumasan dan Kemitraan Lewat Workshop Tata Kelola

Konferwil II AMSI Kepri Resmi Digelar, Jailani dan Muhammad Bunga Ashab Terpilih

AmsiNews

REKOMENDASI

Kabupaten Berau Kembangkan Sistem Informasi Ketertelusuran Produksi Udang

Badai Tropis Nakri Akan Mendekati Kepulauan Amami

Paus Pembunuh Kerdil Terdampar di Pantai Minahasa

Jalan Menuju Penanganan Perubahan Iklim  (1)

SKPT Natuna Dapat Menjadi Sumber PAD

Mendarat di Filipina Nalgae Mempertahankan Kekuatan Sebagai Badai Tropis Parah

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.