Edi mengatakan pada saat kejadian, kapal keluar alur sekitar 5 NM dan mengalami insiden kandas pada pukul 13.00 WIB dengan posisi Kapal koordinat Lintang /Bujur 06 56.3926’S – 115 41.2655’E.
Saat itu, kondisi arus kuat sehingga haluan kapal terlempar ke kiri.
Nakhoda kemudian mengambil tindakan memberi komando olah gerak mengusahakan kapal keluar dari posisi kapal kandas. Karena kondisi air semakin surut dan tidak memungkinkan untuk melakukan olah gerak kapal, Nakhoda berkoordinasi bersama Instansi Syahbandar, Dinas Perhubungan dan Keagenan terkait untuk evakuasi penumpang.
Usai kejadian, seluruh penumpang yang berada di kapal langsung dievakuasi oleh kapal patroli KNP 5257 milik UPP Sapeken dibantu oleh beberapa kapal nelayan setempat. Evakuasi berjalan lancar dan seluruh penumpang dinyatakan selamat.
“Pada kesempatan ini, UPP Sapeken mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada masyarakat yang telah bekerja keras dalam membantu proses evakuasi penumpang,” ujarnya.
Edi mengatakan KM Sabuk Nusantara 91 akan dievakuasi saat air laut tengah pasang yakni siang hari sekitar pukul 12.00 WIB dan akan dilakukan pengecekan lebih lanjut terhadap kapal serta kondisi bawah laut.
“Saya meminta kepada KM Sabuk Nusantara 91 untuk kembali ke Pelabuhan Sapeken agar bisa dilakukan pemeriksaan menyeluruh demi keselamatan pelayaran,” ujarnya.





Komentar tentang post