Jumat, Mei 1, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

Belajar Dari Koorders

redaksi
10 Juni 2020
Kategori : Konservasi, Laporan Khusus
0
Belajar Dari Koorders

Burung maleo. FOTO: WALLACEFUND.INFO

Darilaut – Sejarah kawasan konservasi di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari catatan perlindungan alam sejak masa kolonial Belanda.

Setelah Muller pada 1846 mendeskripsikan maleo dan menyandang nama ilmiah Macrocephalon maleo, burung endemik Sulawesi ini masih membuat penasaran naturalis Alfred Russel Wallace.

Wallace tiba di Manado pada 10 juni 1859. Perjalanan naturalis ini dilanjutkan ke Tomohon, Rurukan, Kakas, Panghu dan balik lagi ke Manado.

Selanjutnya, Wallace beristirahat. Perjalanan dilanjutkan ke Lempias. Ditempat ini Wallace melihat ada pemburu yang membawa burung maleo.

Naturalis yang dikenal dengan garis Wallacea ini ke Likupang dan Batu Putih. Di Batu Putih, Wallace mendeskripsikan burung maleo dan satwa khas Sulawesi lainnya.

Keberadaan kawasan Tangkoko dan sekitarnya mulai dikenal sebagai monumen alam, tidak lepas dari peran Sijfert Hendrik Koorders, ahli kehutanan yang lahir di Bandung pada 29 November 1863.

Koorders yang mengusulkan Gunung Tangkoko Batuangus di Bitung, sebagai monumen alam yang ditetapkan pemerintah Hindia Belanda pada 1919.

Dalam buku “Sang Pelopor: peranan Dr. SH. Koorders dalam Sejarah Perlindungan Alam di Indonesia” yang ditulis Pandji Yudistira (2014), inisiatif tersebut datang dari Koorders dan tim yang tergabung dalam Perkumpulan Perlindungan Alam Hindia Belanda (Nederlandsch Indische Vereeniging tot Natuurbescherming).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Burung MaleoMacrocephalon maleoSulawesi UtaraWallace
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Kakek Sandiaga Uno Konservasionis Pertama Burung Maleo

Next Post

Adat Memanfaatkan Telur Maleo di Tengah Status Genting

Postingan Terkait

Petugas Menangkap Pelaku Pembalakan Liar Hutan Mangrove di Langkat

Burung Indonesia Diseminasi Konservasi Mangrove Pohuwato dan Pameran Produk Ramah Lingkungan

25 April 2026
Percepatan Reviu Zonasi di Kawasan Konservasi Kepulauan Raja Ampat Memastikan Kesesuaian dengan Kebutuhan Masyarakat

Percepatan Reviu Zonasi di Kawasan Konservasi Kepulauan Raja Ampat Memastikan Kesesuaian dengan Kebutuhan Masyarakat

9 April 2026

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Tahun Kuda 2026: Empat Pelajaran Lingkungan yang Dapat Dipelajari Dari Kuda

Pariwisata Berkelanjutan Mendorong Tanggung Jawab dan Konservasi Lingkungan

Bali Ocean Days 2026 Bahas Pengelolaan 7 Cagar Biosfer Kepulauan dan Pesisir di Indonesia

Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone Menghentikan Pembukaan Jalan dalam Kawasan

Ikan Hulu’u di Danau Limboto Kelompok Giuris, Butuh Rencana Konservasi yang Spesifik

Next Post
Adat Memanfaatkan Telur Maleo di Tengah Status Genting

Adat Memanfaatkan Telur Maleo di Tengah Status Genting

Komentar tentang post

TERBARU

60 Ribu Benih Ikan Dilepas di Sungai Poigar dan Mondaton Kabupaten Bolaang Mongondow

Krisis Selat Hormuz Mendorong Dunia Menuju Resesi

Ahli Desain Komunikasi Visual UNG: Banyak yang Meremehkan Pelanggaran Hak Cipta Visual dan Konten Jurnalistik

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

Potensi Virus Nipah Jadi Pandemi Baru

Mahasiswa KKN UNG Sosialisasi Pengelolaan BUMDes di Desa Modelidu

Prodi Spesialis Kedokteran Kelautan Perlu Dibuka

Obat Baru Antikanker, P2O LIPI Kerjasama dengan Industri Farmasi

UNG Matangkan Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual

Lomba Perahu Layar Tradisional Tanpa BBM

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.