Jutan et al. (2016; 2017) melakukan penelitian pada hiu berjalan halmahera tidak mendeskripsikan total panjang sirip anal.
Ekor bagian bawah ditemukan dengan nilai panjang berbeda-beda. Perbedaan nilai dipengaruhi ukuran ikan yang ditemukan pada setiap lokasi.
Tingkat pertumbuhan yang beragam memberikan pengaruh terhadap panjang ekor bagian bawah. Secara umum ukuran ekor bagian bawah dipengaruhi kategori ikan. Fase dewasa lebih besar dibandingkan yuwana.
Bobot hiu berjalan halmahera yang ditemukan di setiap lokasi sampling, memperlihatkan adanya perbedaan. Total bobot spesies ini bervariasi, karena dipengaruhi nilai panjang ukuran spesies dan kategori fase pertumbuhan ikan yang ditemukan.
Laporan Allen et al. (2013; 2016) dan Jutan et al. (2017; 2018) di perairan Ternate, Weda, Bacan, dan Teluk Kao tidak melaporkan rata-rata bobot spesies ini yang ditemukan.
Data bobot spesies hiu berjalan halmahera penting dideskripsikan sebagai basis data yang dijadikan informasi awal. Nilai data bobot yang digunakan bisa berubah bergantung kepada ukuran ikan yang ditemukan.
Karakteristik morfologi ikan endemik hiu berjalan halmahera yang dilaporkan Allen et al. (2013; 2016) dan Jutan et al. (2017; 2018) tidak mengungkapkan secara lengkap bagian-bagian tubuh ikan.





Komentar tentang post