Jumat, Juli 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

Di Tangkoko, Maleo Bersarang di Bukit Dekat Pantai

redaksi
13 Juni 2020
Kategori : Konservasi, Laporan Khusus
0
Di Tangkoko, Maleo Bersarang di Bukit Dekat Pantai

Burung maleo (Macrocephalon maleo). FOTO: HANOM BASHARI/EPASS

Keberadaan kawasan Tangkoko dan sekitarnya sebagai monumen alam ditetapkan pemerintah Hindia Belanda pada 1919.

Ilustrasi. HANOM BASHARI/EPASS

Sementara itu, di wilayah Saluki, di Provinsi Sulawesi Tengah, juga terdapat tempat bersarang burung maleo yang masih aktif. Lokasi ini berada di kawasan hutan kawasan Taman Nasional Lore Lindu.

“Kegiatan kami survey nesting ground maleo di wilayah saluki,” kata koordinator lapangan EPASS Lore Lindu, Ilfianti.

Menurut Protected Area Specialist EPASS Lore Lindu Arif Arianto, untuk menunjang sanctuary maleo di dalam kawasan, perlu penelitian yang berkaitan dengan risiko dan mitigasi.

Protected Area Specialist EPASS Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, Hanom Bashari, mengatakan, yang harus dilakukan adalah melindungi lokasi peneluran, mempertahankan hutan yang tersisa dan terdekat, melindungi serta memulihkan area koridor.

Telur burung maleo sejak masa lalu sebagai sumber pangan. Orientasi memanfaatkan telur maleo dan berburu maleo berubah dengan adanya perlindungan satwa ini.

Ikhtiar yang harus dilakukan untuk keberlanjutan dan upaya pelestarian Maleo Senkawor di Sulawesi agar kembali menjadi lebih banyak dengan menghentikan total perburuan maleo dewasa dan pengambilan telur.

Selain predator di alam, sudah banyak pelajaran yang dapat dipetik dari berbagai wilayah atas hilangnya dan menyusutnya populasi maleo akibat pengembangan kawasan yang tidak tepat.*

Halaman 3 dari 3
Sebelumnya123
Tags: Burung MaleoMacrocephalon maleoSulawesi TengahTangkoko
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Ciri Genetik Burung Maleo

Next Post

Banjir Rendam Ribuan Rumah di Gorontalo dan Sulawesi Selatan

Postingan Terkait

Stop Perburuan Paus dan Lumba-lumba

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

15 Juli 2026
Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

14 Juli 2026

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Temuan Peneliti UNG Penderita Diabetes Tak Terkontrol Bisa Sebabkan Kebutaan

Tiga Spesies Baru Kantong Semar di Sulawesi dan Papua Memperkaya Daftar Flora Indonesia

Next Post
Banjir Rendam Ribuan Rumah di Gorontalo dan Sulawesi Selatan

Banjir Rendam Ribuan Rumah di Gorontalo dan Sulawesi Selatan

Komentar tentang post

TERBARU

Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

UNEP Menggunakan AI untuk Identifikasi Emisi Metana Dengan Cepat

Sawah Tergenang Picu Emisi Metana

Lebih dari 500 Orang Dikhawatirkan Tewas Dalam Tragedi Kapal Tenggelam di Myanmar

Guru besar Wako University: Dunia Banyak Dibangun Melalui Cara Berpikir Kontinental

AmsiNews

REKOMENDASI

Prediksi NOAA Siklon Tropis (Hurricane) di Atlantik Hampir Normal

Indonesia Perjuangkan Kepentingan Nelayan di Sidang WTO, Subsidi Perikanan Ilegal Dihapus

Badai Tropis Mekkhala Terbentuk di Laut Filipina

Menyebar di 75 Negara, Cacar Monyet Jadi Perhatian Internasional

Dua Universitas Teratas di Jepang Bergabung menjadi “Institute of Science Tokyo”

Badai Terkuat di Samudra Hindia Menghantam Mayotte, Ratusan Orang Tewas

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.