Djakaria Katumana, masyarakat Desa Bangio, insiator pelestari maleo di Pohulongo, mendapat penghargaan sebagai Mitra KSDAE Berprestasi oleh Men-KLHK dalam kegiatan HKAN 2018.
Lokasi peneluran Batumanangis (area penyangga kawasan) mulai dikelola aktif oleh masyarakat setempat dan didampingi oleh Resort Pantai Selatan TNBNW, dengan mereplikasi penggunaan hatchery.
2019. Pemasangan cincin penanda pada lima individu maleo dewasa di kandang habituasi Tambun. Kegiatan ini difasilitasi oleh EPASS-project dan Indonesia Bird Banding Scheme.
Di bulan Agustus Balai TNBNW ditetapkan sebagai Wali Data Maleo secara Nasional berdasarkan Keputusan Direktur KKH-KLHK Nomor: SK.93/KKH/AJ/KSA.2/8/2019.
Dalam rentang 2016 sampai 2019, hasil pemantauan kunjungan pasangan maleo di Tambun, Muara Pusian, dan Hungayono, rata-rata meningkat 60 persen setiap tahunnya.
2020. Standar survei dan pemantauan maleo di lanskap TNBNW disusun.
Pada bulan Mei, Balai TNBNW melepasliarkan 5 individu maleo dewasa bertanda (cincin) di Tambun.
Tercatat sejak 2001 sampai April 2020, dalam Program Konservasi Maleo di TNBNW, telah diselamatkan 38.944 telur untuk ditanam kembali di dalam hatchery dan dilepasliarkan sebagai anak maleo ke alam sebanyak 21.344 individu.*
Hanom Bashari adalah Protected Area Specialist EPASS (Enhancing Protected Area System in Sulawesi)- project Bogani Nani Wartabone. Proyek ini kerjasama KLHK, BAPPENAS, UNDP, GEF.





Komentar tentang post