Nahkoda Kapal Riset Baruna Jaya VIII, Indrayana Hasan mengatakan data kelautan pada Ekspedisi Indonesia Timur 2021 berhasil mengumpulkan data lebih banyak dan lebih komprehensif karena kolaborasi riset.
“Biasanya masing-masing bidang penelitian kelautan melakukan survey masing-masing. Kolaborasi riset ini ternyata menghasilkan data yang lebih baik dibandingkan dengan survey parsial. Semoga ini dapat memulai tren yang baik dalam pemanfaatan kapal riset,” ujar Indrayana.
Pusat Penelitian Oseaonografi (P2O) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) kembali melakukan riset Arlindo atau Indonesia Throughflow. Pelayaran riset tersebut dilakukan secara selama 72 hari efektif dimulai dari 7 Januari.
Pelayaran riset dipimpin oleh peneliti P2O LIPI, Nugroho Dwi Hananto. Menurut Nugroho, waktu yang cukup lama ini dimanfaatkan dengan maksimal untuk mengambil data kelautan dan biodiversitas.





Komentar tentang post