Minggu, September 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Letak Geografis Indonesia Rentan Terhadap Bencana Multi Hidrometeorologi

redaksi
25 Maret 2022
Kategori : Berita
0
Letak Geografis Indonesia Rentan Terhadap Bencana Multi Hidrometeorologi

GOOGLE EARTH

Darilaut – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, mengatakan, dampak perubahan iklim global khususnya di Indonesia yang letak geografis berada di antara dua samudera yaitu Hindia dan Pasifik dan dua benua yaitu Asia dan Australia serta memiliki topografi yang kompleks menjadikan Indonesia rentan terhadap bencana multi hidrometeorologi.

“Jadi kami terus melakukan upaya peningkatan sistem peringatan dini untuk mengantisipasi bencana yang terjadi di Indonesia,” kata Dwikorita saat menjadi pembicara dalam peringatan Hari Meteorologi Dunia (World Meteorological Day), Rabu (23/3).

Organisasi Meteorologi Dunia (WMO, World Meteorogical Organization) menyelenggarakan Perayaan Puncak World Meteorological Day 2022 di Jenewa.

Tema peringatan Hari Meteorologi Dunia “Early Warning and Early Action: Hydrometeorological and Climate Information for Disaster Risk Reduction” yang berlangsung secara virtual.

Dwikorita menjelaskan betapa pentingnya pengetahuan peringatan dini dalam perubahan iklim.

Upaya BMKG agar sistem peringatan dini bencana lebih optimal melalui sinergi pentahelix. Kolaborasi ini antara pemerintah, komunitas, akademisi, sektor usaha, dan media dan diperlukan untuk memastikan sistem peringatan dini dapat diterima di semua sektor.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BMKGOrganisasi Meteorologi DuniaPerubahan IklimWorld Meteorological Day
Bagikan6Tweet4KirimKirim
Previous Post

Sistem Peringatan Dini Dapat Mengurangi Kerusakan

Next Post

Belajar Gratis Ilmu Kelautan Melalui Copernicus Marine Service

Postingan Terkait

Membangun Variabel Iklim dan Ekosistem di Maladewa

Membangun Variabel Iklim dan Ekosistem di Maladewa

20 September 2026
Maladewa Beradaptasi dan Menyelaraskan Data Iklim Menjadi Tindakan Nyata

Maladewa Beradaptasi dan Menyelaraskan Data Iklim Menjadi Tindakan Nyata

20 September 2026

BRIN Kaji Pergerakan Hanyut 8 Orang Termasuk 5 Jurnalis di Selat Sunda

Gempa Bumi Darat Kedalaman 5 km Guncang Toli-Toli Sulawesi Tengah

Prosesi Wisuda ke-63 UNG Kukuhkan 700 Lulusan Terbaik

KKP Tetapkan Kawasan Konservasi di Maluku Tengah Seluas 683.826,89 Hektare

Topan Dujuan Akan Mendekati Tokyo

Tren Negatif Cadangan Air Daratan Terus Berlanjut

Next Post
Belajar Gratis Ilmu Kelautan Melalui Copernicus Marine Service

Belajar Gratis Ilmu Kelautan Melalui Copernicus Marine Service

Komentar tentang post

TERBARU

Membangun Variabel Iklim dan Ekosistem di Maladewa

Maladewa Beradaptasi dan Menyelaraskan Data Iklim Menjadi Tindakan Nyata

BRIN Kaji Pergerakan Hanyut 8 Orang Termasuk 5 Jurnalis di Selat Sunda

Gempa Bumi Darat Kedalaman 5 km Guncang Toli-Toli Sulawesi Tengah

Prosesi Wisuda ke-63 UNG Kukuhkan 700 Lulusan Terbaik

KKP Tetapkan Kawasan Konservasi di Maluku Tengah Seluas 683.826,89 Hektare

AmsiNews

REKOMENDASI

Korban Tewas Topan Odette di Filipina Bertambah 375 Orang

Pemerintah Kota Gorontalo Salurkan Bantuan Bagi Nelayan

Kapal Hybrid Penangkap Rajungan Ramah Lingkungan

Bangkai Kapal Penangkap Paus berusia 207 tahun Ditemukan di Teluk Meksiko

Balai Konservasi Sulawesi Selatan Gagalkan Peredaran Burung Dilindungi

Topan Terkuat Bolaven Bergerak di Timur Laut Samudra Pasifik

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.