Senin, April 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Masih 150 Ribu Moluska yang Belum Dideskripsi Jenisnya

redaksi
21 November 2022
Kategori : Berita
0
Masih 150 Ribu Moluska yang Belum Dideskripsi Jenisnya

Fosil cangkang moluska. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Diperkirakan terdapat 200.000 spesies Moluska laut di dunia. Namun 150.000 di antaranya masih belum dapat dideskripsi atau diuraikan secara jelas dan terperinci jenisnya.

Saat ini jumlah spesies Moluska, tidak hanya dari laut. Tetapi juga dari darat dan air tawar yang terverifikasi pada Molluscabase.org sebanyak 113.683 spesies.

Menurut Peneliti Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Ayu Savitri Nurinsiyah, di Jawa dan pulau-pulau kecil sekitarnya terdapat 263 spesies keong darat di mana 104 spesies di antaranya endemik Jawa.

“Sementara di Indonesia setidaknya ada lebih dari 1800 spesies keong darat. Namun, belum ada keong darat di Indonesia yang memiliki status lindungan,” kata Ayu dalam Acara Kuliah Tamu Departemen Biologi Fakultas MIPA Universitas Hasanuddin: Moluska Indonesia

“Keanekaragaman, Konservasi dan Pemanfaatan Berkelanjutan”, Selasa (15/11).

Hal ini menjadi sorotan dan moluska hanya sedikit yang memiliki status spesies yang dilindungi.

“Bertemu keong darat bisa di mana saja seperti di perkebunan, bebatuan kapur terutama daerah karst Maros seperti yang dekat dengan Universitas Hasanuddin (Unhas), talun atau agroforestri, hutan sekunder, dan semak belukar yang merupakan mikrohabitatnya,” katanya.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BRINMasyarakat Moluska IndonesiaMoluskaUnhas
Bagikan7Tweet1KirimKirim
Previous Post

1,3 Juta Orang Meninggal Setiap Tahun Karena Resistensi Antimikroba

Next Post

Bioprospeksi Moluska untuk Obat-obatan

Postingan Terkait

Daya Tampung UTBK – SNBT di Universitas Negeri Gorontalo 3063 Kursi

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

19 April 2026
Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

19 April 2026

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Next Post
Bioprospeksi Moluska untuk Obat-obatan

Bioprospeksi Moluska untuk Obat-obatan

Komentar tentang post

TERBARU

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

AmsiNews

REKOMENDASI

NTB Ekspor Perdana 50 Ton Rumput Laut dan 1 Ton Tuna Beku

Kadis Kominfo Papua: Masyarakat Wajib Menangkal Informasi Hoaks

Pola Arus Mendingin Berpotensi Meningkatkan Tangkapan Ikan, Pertanian Risiko Gagal Panen

Burung Endemik Sumba Ikut Terdampak Badai Seroja

Pembantaian Paus Pilot di Kepulauan Faroe

Indonesia Dikepung 3 Lempeng dan Jalur Gunung Api Paling Aktif di Dunia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.