Minggu, Juli 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

P2O LIPI Kaji Pengumuman Status Terumbu Karang Indonesia Tiap Akhir Tahun

redaksi
20 September 2019
Kategori : Berita, Konservasi
0
Untuk Memajukan Riset Kelautan, LIPI dan KKP Galang Kerjasama

Asosiasi terumbu karang dan ikan. FOTO: DARILAUT.ID

Gorontalo – Pusat Penelitian Oseanografi (P2O) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) masih akan mempertimbangkan pengumuman “Status Terumbu Karang Indonesia” setiap akhir tahun.

Ahli terumbu karang P2O LIPI Dr Giyanto mengatakan, rilis “Status Terumbu Karang Indonesia” setiap akhir tahun tidak menunjukkan perubahan yang berarti.

“Apakah ini akan diumumkan setiap akhir tahun atau lebih dari setahun, akan dikaji kembali,” ujar Giyanto, usai Pertemuan Tahunan ke-3 Threatened Species Working Group (TSWG, Kelompok Kerja untuk Spesies Terancam) dibawah kerjasama regional The Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries and Food Security (CTI-CFF), di Gorontalo.

Pertemuan Tahunan ke-3 TSWG-CTI CFF berlangsung Selasa (17/9) hingga Kamis (19/9). Pertemuan dihadiri oleh negara-negara CT6, masing-masing Indonesia, Malaysia, Filipina, Kepulauan Solomon, Timor Leste, dan Papua Nugini.

Menurut Giyanto, hingga tahun ini terjadi penurunan status terumbu karang yang baik di Indonesia Timur. Sementara luasan yang mengalami kerusakan bertambah.

Terumbu karang yang mengalami kerusakan dapat disebabkan dua faktor. Faktor kerusakan secara alami dan manusia.

Penurunan tutupan karang hidup akibat alam, seperti terjadi badai yang hebat dan peristiwa pemutihan karang (bleaching) karena naiknya temperatur air laut. Hal seperti ini pernah terjadi di Biak dan perairan lainnya di Indonesia.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Coremap-CTICTI-CFFgorontaloP2O LIPITerumbu Karang
Bagikan17Tweet10KirimKirim
Previous Post

Tiga Provinsi Dijadikan Proyek Percontohan Manajemen Krisis Kepariwisataan

Next Post

Regional Conservation Plan for marine mammals, sea turtles, shark and rays eye in 3rd Threatened Species Working Group Meeting

Postingan Terkait

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

19 Juli 2026
Bencana Kekeringan Berdampak pada 7.500 Jiwa di Kabupaten Puncak, 6 Warga Tewas

Musim Kemarau, BPBD Gorontalo Pantau Wilayah Berpotensi Kekeringan

19 Juli 2026

20 Tahun Tsunami Pangandaran

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menghadapi Bencana Kekeringan

El Nino Telah Aktif, Kemarau Meluas di Indonesia

Sekjen PBB: AI Harus Dibentuk Seluruh Umat Manusia, Bukan Segelintir Negara

Cina Pelopori Pembentukan WAICO, Organisasi AI Antarpemerintah Pertama di Dunia

Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

Next Post
Regional Conservation Plan for marine mammals, sea turtles, shark and rays eye in 3rd Threatened Species Working Group Meeting

Regional Conservation Plan for marine mammals, sea turtles, shark and rays eye in 3rd Threatened Species Working Group Meeting

Komentar tentang post

TERBARU

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

Musim Kemarau, BPBD Gorontalo Pantau Wilayah Berpotensi Kekeringan

20 Tahun Tsunami Pangandaran

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menghadapi Bencana Kekeringan

El Nino Telah Aktif, Kemarau Meluas di Indonesia

Sekjen PBB: AI Harus Dibentuk Seluruh Umat Manusia, Bukan Segelintir Negara

AmsiNews

REKOMENDASI

Tsunami Selat Sunda, KKP Akan Buka Bengkel Kapal Mobile

Petisi untuk Mengakhiri Perburuan Paus dan Lumba-lumba di Kepulauan Faroe

Arus Balik, KM Dobonsolo Angkut 1.542 Penumpang Mudik Gratis dengan Sepeda Motor

KBRI Windhoek Tawarkan Teknologi Perikanan di Namibia

Ini Penjelasan Kepala BPSPL Makassar Soal 30 Turis Mengerubuti Seekor Hiu Paus di Gorontalo

Timnas U-22 Mencatat Sejarah Meraih Emas SEA Games 2023

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.