Selasa, November 3, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Eksplorasi

Musik Ukulele di Kapal Layar Pinisi

redaksi
20 Desember 2018
Kategori : Eksplorasi
0
Sandeq

Anton “Bob” Samalona. FOTO: DARILAUT.ID

ALUNAN musik ukulele –gitar berukuran kecil – bersamaan dengan nyanyian terdengar dari atas kapal layar motor (KLM) Pinisi Pusaka Indonesia, Selasa (18/12) sore.

Lagu demi lagu dibawakan secara bersama dengan petikan ukulele dimainkan Anton “Bob” Samalona, 48 tahun. Kapal Pinisi Pusaka Indonesia berada di perairan Bulukumba.

Bob bukan hanya mahir memainkan Ukulele. Ia juga penyanyi dan sudah menciptakan puluhan lagu.

Pelaut ini mahir menjalankan sandeq, jenis perahu layar bercadik yang sudah lama digunakan nelayan Mandar. Pada 2012, dengan menggunakan sandeq Bob bergabung dengan tim Sail Morotai.

Bob banyak menjalani pelayaran dengan menggunakan Sandeq, baik seorang diri dan dengan dua atau tiga pelaut lainnya. Dengan Sandeq, Bob berlayar ke Gili Trawangan Bali.

Dua tahun lalu, Bob berlayar sendiri ke Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Mendekati Pulau Rote, di perairan yang memiliki sinyal telepon genggam, Bob mendapat informasi kakaknya sakit, kerena mengalami kecelakaan.

Anton “Bob” Samalona. FOTO: DARILAUT.ID

Perahu sandeq yang digunakan untuk berlayar balik ke Makassar. Bob melewati pulau-pulau kecil, Selayar dan menyisir di Bira.

Ombak begitu kuat, tali layar putus. Perahu sandeq yang digunakan tenggelam. Bob bertahan tiga hari di laut, sebelum ditolong nelayan Bulukumba.

Belum lama ini, ketika perhelatan Our Ocean Conference (OOC) 2018 yang diselenggarakan di Bali, Bob kembali menciptakan lagu khusus tentang laut. Lagu dengan judul “Ke Laut Aja” itu dibawakan di sela-sela berlangsungnya kegiatan OOC.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Ekspedisi Pinisi Bakti NusaPerahu sandeq
Bagikan16Tweet2KirimKirim
Previous Post

Bawa Cap Tikus, Kapal Getsemani Ditangkap

Next Post

Nama Pinisi Muncul 1930-an

Postingan Terkait

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

24 Januari 2026
Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

12 September 2025

Belajar Kajian Maritim Dari Adrian Bernard Lapian

Peneliti Temukan Potensi 16 Spesies Baru di Kalimantan Tengah

200 tahun Alfred Wallace: laboratorium hidup evolusi Wallacea semakin disesaki pembangunan

BRIN Fokus Riset Laut Dalam di Wilayah Timur Indonesia

BRIN dan Chinese Academy of Sciences Kerja Sama Riset Kelautan

15 Spesies Paus Terlihat di Laut Cina Selatan

Next Post
Aziz Salam

Nama Pinisi Muncul 1930-an

Komentar tentang post

TERBARU

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

World Tsunami Awareness Day: Kisah-kisah Pembelajaran Menghadapi Tsunami

AMSI Mendorong Transformasi Bisnis Media

Tenaga Kependidikan UNG Diingatkan Tuntaskan Target Kinerja

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

New York Beradaptasi dengan Perubahan Iklim, Membangun Penghalang di Sepanjang Garis Pantai

AmsiNews

REKOMENDASI

Berbagai Iklan di Lokasi Wisata Hiu Paus Botubarani

Penggunaan AC Memicu Krisis Iklim

Masa Depan yang Adil dari Energi Terbarukan

Tak Miliki Izin, Ikan Napoleon Dimusnahkan di Manado

E-Logbook Penangkapan Ikan Versi Baru Dapat Merekam Koordinat dan Kecepatan Kapal

Tanda Selar Tidak Sesuai, KRI Silea-858 Tangkap Kapal Tongkang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.