Di sore hari, kata Yudi, paus sudah tidak bernafas dan perairan dalam kondisi surut terendah.
Berdasarkan informasi masyarakat setempat, paus sebelumnya berenang di Perairan Ketapang dan terus bergerak ke arah selatan. Paus kemudian terdampar di Peraian Dermaga Cinta.
Menurut Yudi hasil koordinasi dengan pemangku kepentingan, menyepakati untuk mengubur paus di sebelah utara dermaga yang berjarak sekitar 50 meter.
Sebelum dikubur, Tim Kedokteran Hewan Unair terlebih dahulu melakukan nekropsi. Keesokan harinya, bagian tubuh paus dipotong untuk mempermudah proses pemindahan dan penguburan.
Proses pemotongan juga membutuhkan waktu empat hari karena ukuran paus sperma yang sangat besar dan kondisi laut yang masih dipengaruhi pasang surut.
Pada Sabtu (6/8) sekitar pukul 19.18 WIB seluruh bagian tubuh paus berhasil dikubur.





Komentar tentang post