Robert menguraikan tentang kearifan lokal dalam pengelolaan sumber daya laut dan hutan serta kebijakan perhutanan sosial.
“Kearifan lokal merupakan nilai-nilai leluhur dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, seperti menjaga dan memelihara alam secara berkelanjutan. Namun kali ini, kearifan lokal mengalami perubahan dinamika sosial, ekonomi, budaya, politik lokal dalam masyarakat dan kebijakan pemerintah, ” ujar Robert.
Robert menjelaskan dalam pengelolaan sumber daya alam sering muncul konflik akibat dua pihak dengan kepetingan berbeda.
Pertama, pihak yang mempertahankan fungsi kelestarian sumber daya alam agar tetap terjaga. Kedua, pihak yang memanfaatkan sumber daya alam dari sisi ekonomi tanpa memperhatikan dampak terhadap kelestariannya. Untuk resolusi konflik tersebut, bisa dengan pendekatan kolaborasi co management.
Menurut Robert kerusakan atas sumber daya alam baik hutan dan laut akibat keserakahan manusia.
Aktivitas manusia menjadi faktor dominan dari kerusakan sumber daya hutan dan laut. Kearifan lokal dan ilmu pengetahuan modern dalam pengelolaan sumber daya hutan dan laut masih berjalan sendiri-sendiri, ujar Robert.
Padahal, kata Robert, jika dikombinasikan akan mereduksi kekurangan yang ada pada kearifan lokal dan pengetahuan modern.




