Peraturan tersebut mengharuskan sistem tersebut diberi data pembelajaran yang tepat dan meminta manusia mengawasinya saat digunakan, untuk mencegah mereka mengambil keputusan yang salah.
Untuk memastikan transparansi, wajib untuk mengungkapkan bahwa gambar, audio, dan jenis konten lain yang dibuat oleh AI yang mirip dengan manusia sebenarnya adalah hasil buatan.
Pelanggar akan dikenakan dengan hukuman berat. Mereka akan menghadapi denda hingga sebesar 35 juta euro atau sekitar 38 juta dolar, atau hingga 7 persen dari omset tahunan perusahaan.
Undang-undang ini diharapkan mulai berlaku setelah adanya kesepakatan dari negara-negara anggota UE.
Undang-undang AI ini diharapkan dapat menjadi petunjuk global bagi negara-negara lain yang berupaya mengatur teknologi yang berkembang pesat ini.
Berpusat Pada Manusia
“Undang-undang AI telah mendorong masa depan AI ke arah yang berpusat pada manusia, ke arah di mana manusia mengendalikan teknologi dan di mana teknologi membantu kita memanfaatkan penemuan-penemuan baru, pertumbuhan ekonomi, kemajuan masyarakat, dan membuka potensi manusia,” kata Dragos Tudorache, seorang anggota parlemen Rumania yang merupakan salah satu pemimpin negosiasi Parlemen mengenai rancangan undang-undang tersebut, sebelum pemungutan suara.




