Sejak dikeluarkannya Incident Alert tahun 2022, insiden di kapal yang sedang berlayar terus terjadi di Selat Singapura.
Pada 2 Maret, tiga insiden dilaporkan dalam interval empat jam dan berdekatan satu sama lain.
ReCAAP ISC mengingatkan komunitas maritim tentang situasi tersebut. Kapal-kapal yang transit di daerah itu perlu meningkatkan kewaspadaan.
Ketiga insiden pada 2 Maret terjadi di Nongsa Point, Pulau Batam (Indonesia). Para pelaku dalam tiga insiden memegang senjata pisau, kapak dan batang logam.
Namun, pelaku tidak mengancam atau mencelakai awak kapal, dan melarikan diri setelah terlihat.
Kru atau awak kapal aman dan tidak ada yang dicuri di ketiganya insiden.
ReCAAP ISC menyarankan semua kapal untuk waspada saat transit area yang menjadi perhatian, terutama pada malam hari.
Selain itu, mengadopsi langkah-langkah pencegahan dan segera melaporkan semua kejadian ke Negara pantai terdekat.
Nakhoda dan awak kapal disarankan untuk mendapatkan informasi terbaru di situs web www.recaap.org. Awak kapal mendengarkan saran, serta siaran navigasi yang diumumkan oleh negara-negara pesisir.





Komentar tentang post