Kamis, Agustus 27, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Sejumlah Satwa Endemik Maluku Dikembalikan di Habitatnya

redaksi
27 Juli 2020
Kategori : Berita, Konservasi
0
Sejumlah Satwa Endemik Maluku Dikembalikan di Habitatnya

Ilustrasi burung endemik Maluku. FOTO: KSDAE

Darilaut – Sebanyak 28 ekor satwa liar endemik Pulau Seram, Maluku, dikembalikan lagi ke habitatnya. Pelepasliaran ini berlangsung di Kilokoma Resort Masihulan SPTN (Seksi Pengelolaan Taman Nasional) I Wahai Kawasan Konservasi Taman Nasional (TN) Manusela Kabupaten Maluku Tengah.

Satwa-satwa yang dilepasliarkan berupa 2 ekor Kasuari Gelambir Ganda (Casuarius casuarius), 4 ekor Kasturi Tengkuk Ungu (Lorius domicella), 2 ekor Nuri Maluku (Eos bornea). Kemudian, 12 ekor Perkici Pelangi (Trichoglossus haematodus) dan 8 ekor Kakatua Maluku (Cacatua moluccensis).

Burung-burung tersebut merupakan satwa hasil sitaan, temuan dan penyerahan secara sukarela dan telah menjalani proses karantina dan rehabilitasi di kandang transit Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Masohi Balaia KSDA Maluku dan Pusat Rehabilitasi Satwa (PRS) Masihulan.

Kegiatan pelepasliaran dilaksanakan oleh petugas dari SKW II Masohi dan disaksikan langsung oleh Kepala SPTN I Wahai, Kepala Resort Masihulan dan staf PRS Masihulan.

Kawasan konservasi TN Manusela merupakan habitat asli burung-burung tersebut. di kawasan ini terdapat potensi sumber makanan yang melimpah, serta kondisi hutan yang masih sangat terjaga.

Dengan demikian, diharapkan dapat membuat burung tersebut dapat bertahan hidup dan jauh dari gangguan pemburu liar.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BurungKSDAMalukuSatwa Liar
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

Fakta Presiden Mengangkat Zulficar Mochtar Sebagai Dirjen Perikanan Tangkap

Next Post

Mangrove Ditebang, Nelayan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Postingan Terkait

2019, Terjadi 5 Gerhana

Gerhana Bulan Besok Tak Dapat Diamati di Indonesia

27 Agustus 2026
Banjir Bandang Dahsyat Menerjang Nepal, 95 Orang Tewas, 391 Wisatawan Hilang

Banjir Bandang Dahsyat Menerjang Nepal, 95 Orang Tewas, 391 Wisatawan Hilang

27 Agustus 2026

UNG Mencatat 82 Mahasiswa Berprestasi Internasional, 521 Nasional

Banjir Melanda Parigi Moutong

Kondisi Masih Cenderung Kering, Kemarau Berlanjut, Peluang Awan Hujan Tetap Ada

BMKG Pantau Titik Panas dan Sebaran Asap di Berbagai Wilayah

Ratusan Penerbangan Terganggu Karena Topan Saudel

Typhoon Saudel Makes Landfall on Japan’s Okinoerabu Island, Heading Toward East China Sea

Next Post
Penebangan Mangrove, Nelayan Ujungmanik di Cilacap Resah

Mangrove Ditebang, Nelayan Terancam Kehilangan Mata Pencaharian

Komentar tentang post

TERBARU

Gerhana Bulan Besok Tak Dapat Diamati di Indonesia

Banjir Bandang Dahsyat Menerjang Nepal, 95 Orang Tewas, 391 Wisatawan Hilang

Sudah Saatnya Kita Memikirkan Ulang Pembelajaran Bahasa Inggris

UNG Mencatat 82 Mahasiswa Berprestasi Internasional, 521 Nasional

Banjir Melanda Parigi Moutong

Kondisi Masih Cenderung Kering, Kemarau Berlanjut, Peluang Awan Hujan Tetap Ada

AmsiNews

REKOMENDASI

Sertifikasi HAM Perikanan Bukan Beban Bagi Pelaku Usaha

6.000 Pelaut Masih Terdampar di Teluk Persia Saat Perang AS dan Iran Kembali Berkecamuk

Dr Ferry Liando: Sebagus Apa Pun Berita Belum Tentu Orang Akan Percaya

Nelayan Hilang di Teluk Jakarta

Terancam Punah, Ini Cara Budidaya Tuna Sirip Biru Atlantik di Laut Izmir

Penghancuran Kapal yang Tak Digunakan Harus Berwawasan Lingkungan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.