Darilaut – Siklon Tropis Grant dengan intensitas kategori 2 bergerak ke barat di perairan terbuka Samudra Hindia, pada Sabtu (27/12).
Angin kencang di dekat pusat mencapai 95 kilometer per jam dengan hembusan angin hingga 130 kilometer per jam, kata Bureau of Meteorology (BOM) Australia dalam buletin informasi yang dikeluarkan Sabtu pagi.
Sistem ini dengan jarak 730 kilometer barat Kepulauan Cocos (Keeling). Siklon ini diperkirakan akan keluar dari Wilayah Tanggung Jawab Australia.
Menurut Joint Typhoon Warning Center (JTWC) Grant telah bergerak ke arah barat dengan kecepatan 15 km per jam (8 knot) selama 6 jam terakhir.
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 6,1 meter (20 kaki), kata JTWC.
Selanjutnya, Grant diperkirakan akan bergerak ke arah barat daya, selama 3 hari ke depan.
Grant diperkirakan akan mempertahankan intensitasnya selama 24 jam ke depan. Dalam waktu sekitar 24 jam, geser angin diperkirakan akan mulai berkurang, memungkinkan pusaran menjadi lebih sejajar secara vertikal.
Akibatnya, Grant diperkirakan akan meningkat intensitasnya dalam 24 jam hingga 3 hari ke depan dan mencapai puncak sekitar 150 km per jam (80 knot).
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) siklon tropis Grant dapat memberikan dampak tidak langsung dalam 24 jam kedepan terhadap wilayah perairan di Indonesia.




