Pola migrasi atau kemunculan ikan yellowfin tuna di Teluk Tomini tidak dalam pola musim yang sama atau selalu ada dalam jumlah banyak di tiap musim.
Pada musim tertentu, ikan tuna dalam jumlah banyak di perairan Teluk Tomini. Kemudian, dalam beberapa tahun, tuna hanya bisa ditangkap pada musim barat, itu pun terbatas tiga atau empat bulan.
Populasi Ikan madidihang atau nama lokal Gorontalo bukurasi, paling banyak di Teluk Tomini, mulai bulan Agustus hingga Desember. Jumlah ikan ini kemudian menurun. Namun, tetap ada hasil tangkapan tuna.
Nelayan akan berpindah lokasi penangkapan ke Laut Maluku, bila sudah tidak ada hasil tangkapan ikan tuna di Teluk Tomini.
Kebanyakan nelayan yang menangkap ikan tuna di Gorontalo menggunakan pancing dan mengandalkan rumpon. Biasanya ikan tuna ini juga tidak lama di rumpon, karena akan berpindah lagi.
Terdapat pula nelayan penangkap ikan tuna dengan menggunakan alat bantu layang-layang. Perahu yang digunakan dengan mesin katinting dan motor tempel.
Untuk sekali melaut, nelayan pemancing ikan tuna yang menggunakan motor tempel paling sedikit mengeluarkan biaya Rp 1 juta untuk lokasi di Teluk Tomini. Ongkos ini sudah termasuk bahan bakar minyak, makan dan biaya lainnya.
Nelayan yang menggunakan katinting, biaya operasi lebih rendah lagi karena bisa balik lagi dalam sehari dan lokasi penangkapan ikan tidak jauh. (verrianto madjowa)





Komentar tentang post