Minggu, Juli 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

UNESCO Indonesia-BRIN: Riset Mangrove Dibutuhkan Untuk Menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca

redaksi
4 Mei 2024
Kategori : Berita
0
Pusat Penelitian Oseanografi LIPI Pantau 40 Lokasi Mangrove di Indonesia

Hutan mangrove, FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Implementasi riset mangrove karbon biru (blue carbon) sebagai salah satu upaya Indonesia untuk menurunkan emisi gas rumah kaca.

“Riset ekosistem mangrove sebagai salah satu ekosistem karbon biru dibutuhkan untuk mendukung upaya pemerintah Indonesia dalam komitmen iklim global menurunkan emisi gas rumah kaca,” kata Sekretaris Eksekutif Program Man and the Biosphere (MAB) UNESCO Indonesia, Virni Budi Arifanti.

Virni yang juga Peneliti Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), mengatakan, dibutuhkan kerja sama erat antara para pihak terkait, meliputi pemerintah pusat, pemda, perguruan tinggi, swasta, dan masyarakat dalam pengelolaan ekosistem mangrove berkelanjutan.

Ketua Komite Pelaksana Program MAB UNESCO Indonesia-BRIN, Maman Turjaman,  mengatakan, riset dan inovasi sangat penting dalam memperkuat logistik pengelolaan dan keberlanjutan 20 Cagar Biosfer di Indonesia.

“BRIN siap melaksanakan program riset dan memobilisasi perisetnya. Dengan fokus pada kegiatan riset bio-resources, yang merupakan hotspot biodiversitas dunia,” kata Maman, pada pertemuan Jaringan Cagar Biosfer Asia Tenggara ke-15 (The 15th Southeast Asian Biosphere Reserves Network/SeaBRnet), secara hybrid, di Wakatobi, Selasa (30/4). 

Koordinator Program dan Litbang MAB-Indonesia, Wanda Kuswanda menjelaskan, akan ada diskusi antara Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan BRIN dengan pengurus MAB-Indonesia untuk menyusun rumah program riset.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BRINCagar BiosferMangroveRiset MangroveUnesco
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Kemdikbudristek Menggelar Sosialiasi Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi di UNG

Next Post

Sebagian Besar Jurnalis Lingkungan di Berbagai Negara Mengalami Serangan dan Ancaman

Postingan Terkait

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

19 Juli 2026
Bencana Kekeringan Berdampak pada 7.500 Jiwa di Kabupaten Puncak, 6 Warga Tewas

Musim Kemarau, BPBD Gorontalo Pantau Wilayah Berpotensi Kekeringan

19 Juli 2026

20 Tahun Tsunami Pangandaran

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menghadapi Bencana Kekeringan

El Nino Telah Aktif, Kemarau Meluas di Indonesia

Sekjen PBB: AI Harus Dibentuk Seluruh Umat Manusia, Bukan Segelintir Negara

Cina Pelopori Pembentukan WAICO, Organisasi AI Antarpemerintah Pertama di Dunia

Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

Next Post
Sebagian Besar Jurnalis Lingkungan di Berbagai Negara Mengalami Serangan dan Ancaman

Sebagian Besar Jurnalis Lingkungan di Berbagai Negara Mengalami Serangan dan Ancaman

TERBARU

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

Musim Kemarau, BPBD Gorontalo Pantau Wilayah Berpotensi Kekeringan

20 Tahun Tsunami Pangandaran

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menghadapi Bencana Kekeringan

El Nino Telah Aktif, Kemarau Meluas di Indonesia

Sekjen PBB: AI Harus Dibentuk Seluruh Umat Manusia, Bukan Segelintir Negara

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit Siklon Tropis 90B Berada di Dekat Sri Lanka, Berpeluang Menjadi Siklon Tropis

Cuaca Ekstrem, Nakhoda Waspadai Gelombang Tinggi

Badai Besar Idalia Mendekati Florida

Ujaran Kebencian, PBB: Generasi Muda Paling Terkena Dampak

Dua Ilmuwan Indonesia Masuk Tim Panel Perubahan Iklim PBB

Inilah Desa Wisata Hiu Paus Berbasis Masyarakat Pertama di Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.