Selasa, Mei 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Virus baru Mengancam Populasi Paus Orca

redaksi
28 Mei 2020
Kategori : Berita, Orca
0
Diskusi Himitekindo: Paus Orca Muncul di Anambas Tipe B, di Flores Tipe A

Kemunculan paus orca di perairan Anambas, Kepulauan Riau, 30 Maret 2017. Tanda didekat mata (eye patch) Tipe B. POTONGAN VIDEO: ALDI PRATAMA

“Ini memiliki potensi tinggi untuk menyebar dalam populasi dan menyebabkan kematian,” kata ahli biologi dari Pusat Penelitian Paus Pulau San Juan, Michael Weiss. “Jadi itu sesuatu yang cukup kita khawatirkan.”

Paus pembunuh adalah hewan yang sangat sosial. Mereka sering berenang di permukaan, berdekatan satu dengan yang lain, sehingga satu paus orca menghirup udara paus orca lain menyeburkan melalui blowhole, yang dapat menyebarkan penyakit pernapasan.

“Ada banyak peluang bagi virus ini untuk berpindah dari satu paus ke paus lainnya,” kata Weiss.

Seperti halnya manusia, paus orca bersosialisasi dengan beberapa paus orca lainnya yang sebaya. Terdapat 73 paus orca selatan yang berenang dalam tiga polong besar (J, K dan L) dan beberapa kelompok kecil yang terdiri dari betina dan semua keturunannya.

Dengan kehidupan sosial paus orca yang selalu berkerumun sekitar enam kelompok kecil, ahli biologi di Centre for Whale Research dan University of Kent dan University of York Inggris ingin mengetahui apakah struktur sosial itu mungkin “menjebak” penyakit yang sangat menular, seperti morbillivirus sebelum ditularkan pada seluruh populasi.

Para ahli melihat lima tahun foto orca yang muncul ke permukaan untuk merekonstruksi jaringan sosial paus orca (residen) yang ada di selatan. Kemudian menjalankan model untuk membuat simulasi bagaimana penyakit pernapasan akan menyebar di antara mereka.
Hasil yang paling memungkinkan: 90 persen dari populasi menjadi terinfeksi.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: paus orcaPaus PembunuhVirus Corona
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Satwa yang Dilindungi Lahir di Masa Pandemi Covid-19

Next Post

Warga Australia Nakhoda Kapal Yacht Dirampok di Perairan Sumatera Selatan

Postingan Terkait

Peneliti UNG Mendorong Tata Kelola Kesehatan Menuju Emisi Nol Bersih

Peneliti UNG Mendorong Tata Kelola Kesehatan Menuju Emisi Nol Bersih

19 Mei 2026
WHO Umumkan Keadaan Darurat Kesehatan Wabah Virus Ebola di Afrika Tengah

WHO Umumkan Keadaan Darurat Kesehatan Wabah Virus Ebola di Afrika Tengah

19 Mei 2026

Sebagian Besar Wilayah Indonesia Masih Berpotensi Hujan

Hujan Berpotensi Terjadi di Indonesia Saat El Niño Condition

Banjir Melanda 10 Kelurahan di Kota Gorontalo

Penambangan Pasir Mengakibatkan Degradasi Lingkungan

Penggunaan Pasir Berlebihan Mengancam Ekosistem dan Mata Pencaharian

Program Studi S1 Ilmu Lingkungan UNG Meraih Akreditasi Baik dari BAN-PT

Next Post
Warga Australia Nakhoda Kapal Yacht Dirampok di Perairan Sumatera Selatan

Warga Australia Nakhoda Kapal Yacht Dirampok di Perairan Sumatera Selatan

Komentar tentang post

TERBARU

Peneliti UNG Mendorong Tata Kelola Kesehatan Menuju Emisi Nol Bersih

WHO Umumkan Keadaan Darurat Kesehatan Wabah Virus Ebola di Afrika Tengah

Sebagian Besar Wilayah Indonesia Masih Berpotensi Hujan

Hujan Berpotensi Terjadi di Indonesia Saat El Niño Condition

Banjir Melanda 10 Kelurahan di Kota Gorontalo

Penambangan Pasir Mengakibatkan Degradasi Lingkungan

AmsiNews

REKOMENDASI

Pentingnya Keterlibatan Masyarakat Menjaga Lintasan Ikan

Kapal MV Nur Allya Tenggelam di Kedalamam 843 Meter

Rumput Laut Baik Bagi Tubuh

Mengapa Gurita Menghilang di Perairan Uwedikan Kabupaten Banggai?

Siklon Tropis Karim Terbentuk di Samudra Hindia

Laut Banda, dari Rumphius hingga Migrasi Paus Biru

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.