“Struktur sosial populasi ini hanya menawarkan perlindungan terbatas dari wabah penyakit,” demikian simpulan Weiss bersama penulis lainnya dalam sebuah penelitian di jurnal Biological Conservation.
Paus orca sebagian besar bersosialisasi dalam enam kelompok sosial mereka. Kelompok-kelompok tersebut memiliki kontak yang cukup dekat di antara mereka dan membiarkan penyakit menyebar ke seluruh populasi.
Para peneliti di Hawaii juga sedang mengembangkan program vaksin morbillivirus untuk melindungi monk seals atau anjing laut tanpa telinga, yang terancam punah. Vaksin secara rutin digunakan untuk mencegah cacar air dan morbillivirus.
Tetapi vaksin tersebut belum tentu mudah dilakukan atau cocok untuk paus orca.
Para peneliti mengatakan cara terbaik untuk membantu populasi paus orca untuk mengatasi ancaman wabah morbilli, dengan membantu mereka dari ancaman polusi, kebisingan dan terutama kelaparan.
Menurut Weiss, satu-satunya cara untuk mempertahankan populasi paus orca adalah melestarikan stok ikan salmon Chinook, melalui restorasi habitat.
Untuk saat ini, sebagian besar penelitian lapangan terhenti karena para ahli biologi harus bekerja dari rumah untuk menghindari penyebaran virus corona, melalui jaringan sosial manusia.*
Sumber: John Ryan, “Novel virus could spread rapidly among endangered orcas” Kuow.org, 26 Mei 2020.





Komentar tentang post