Minggu, Mei 3, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Eksplorasi

Ekspedisi Pinisi, Catatan Sapril Akhmady dari Kota Bitung

redaksi
20 Januari 2019
Kategori : Eksplorasi
0
Pelabuhan Perikanan Bitung

FOTO: SAPRIL AKHMADY

SETELAH pelayaran 28 jam dari Gorontalo –perairan Teluk Tomini hingga di Utara pulau Sulawesi, Kapal Layar Motor (KLM) Pinisi Pusaka Indonesia merapat di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bitung.

Melewati ombak 1 sampai 2,5 meter, kapal pinisi masuk Selat Lembeh Kamis (17/1) sore. Dengan dipandu Syahbandar Perikanan Bitung, kapal sandar di PPS Bitung pukul 16.20 Wita.

Tim Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa singgah di Bitung. Di Bitung, kapal sandar hingga Sabtu (19/1) malam, untuk melanjutkan pelayaran ke Manado.

Salah satu tim di kapal ini Direktur Yayasan Makassar Skalia (YMS) Sapril Akhmady. Berikut catatan Sapril saat berada di Bitung.

YMS
Direktur Yayasan Makassar Skalia Sapril Akhmady. FOTO: TIM EPBN

Pagi ini, di Bitung, kota pelabuhan terkenal dengan nelayan dan pelaut handalnya.

Asal usul Bitung berasal dari nama pohon. Pohon ini oleh nelayan biasanya dijadikan tempat berlindung dari arus kencang saat sedang melaut.

“Pohon Bitung dahulu kala dijadikan daseng (tempat berteduh) Simon Tudus, seorang pria yang memiliki kemampuan yang diutus walak-walak Tonsea untuk mengamankan laut dan wilayah daratan Bitung,” demikian cuplikan kalimat seorang nelayan yang naik ke kapal Pinisi Pusaka Indonesia di PPS Bitung.

Susi Pudjiastuti menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan dan mengeluarkan kebijakan pelarangan transhipment (tidak melakukan alih muatan dari satu kapal ke kapal lainnya, baik secara langsung ship to ship, maupun melalui tempat penyimpanan sementara di laut). Begitu pula dengan penangkapan ikan oleh kapal eks asing.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Ekspedisi Pinisi Bakti NusatranshipmentYayasan Makassar Skalia
Bagikan8Tweet3KirimKirim
Previous Post

Pinisi Selesaikan Trip Dua di Manado, Berlayar 1200 Mil

Next Post

Revolusi Industri dan Konsep Agro-Maritim 4.0 IPB

Postingan Terkait

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

24 Januari 2026
Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

12 September 2025

Belajar Kajian Maritim Dari Adrian Bernard Lapian

Peneliti Temukan Potensi 16 Spesies Baru di Kalimantan Tengah

200 tahun Alfred Wallace: laboratorium hidup evolusi Wallacea semakin disesaki pembangunan

BRIN Fokus Riset Laut Dalam di Wilayah Timur Indonesia

BRIN dan Chinese Academy of Sciences Kerja Sama Riset Kelautan

15 Spesies Paus Terlihat di Laut Cina Selatan

Next Post
IPB

Revolusi Industri dan Konsep Agro-Maritim 4.0 IPB

Komentar tentang post

TERBARU

Dinamika Atmosfer: Suhu Panas dan Hujan Tidak Merata

Heatstroke Akibat Suhu Panas Dapat Menyerang Jantung

Serangan Online Terhadap Jurnalis Perempuan Berdampak pada Kesehatan Mental

Hari Kebebasan Pers Sedunia, Kekerasan Daring Terhadap Jurnalis Perempuan Meningkat

Hardiknas, Rektor UNG: Pendidikan Jantung Peradaban

Dari Mediterania hingga Arktik, Benua Eropa Mengalami Panas Tercepat, Tutupan Salju Menurun

AmsiNews

REKOMENDASI

KPU Kabupaten Gorontalo: Bersihkan Alat Peraga Kampanye Secara Humanis

Gangguan Iklim Penyebab Kehancuran Akan Terjadi Jangka Panjang

Riset Jadi Solusi Menyelamatkan Pantura dan Jakarta

Warga Desa Mira Morotai Hilang Saat Melaut

Negara Anggota G20 Mendeklarasikan Dukungan Peringatan Dini untuk Semua

Wabah Sargassum yang Melepas Fosfor Telah Mencemari Lingkungan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.